Desa Sukamukti Konsel (INDEKS) — Pemerintah Desa Sukamukti, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I Tahun Anggaran 2026 kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam membantu masyarakat miskin ekstrem dan lanjut usia.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di balai pertemuan desa dan dipimpin Sekretaris Desa Sukamukti, Soiman, yang mewakili Kepala Desa H. Abdul Ghoni. Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Lalembuu Guntur Budianto, S.Sos., Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Eka Ririf Fanani, S.Pd., Pendamping Lokal Desa Muh Nasir, perangkat desa, kader enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta para penerima manfaat.
Saat dikonfirmasi, Jum’at (8/5/2026), Soiman menjelaskan bahwa BLT-DD Tahap I disalurkan untuk periode Januari hingga Mei 2026 dengan nominal Rp150 ribu per bulan bagi masing-masing KPM.
“Setiap keluarga penerima manfaat menerima total Rp750 ribu untuk lima bulan. Bantuan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin ekstrem dan lanjut usia,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, total Dana Desa Sukamukti Tahun 2026 mencapai sekitar Rp352 juta yang dialokasikan untuk berbagai program prioritas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Selain untuk BLT-DD, anggaran desa juga digunakan untuk pembayaran insentif guru mengaji (TPA), pemangku adat, imam desa, guru PAUD/TK, kader enam SPM, hingga operasional pemerintahan desa.
Tak hanya itu, Dana Desa juga direalisasikan untuk sejumlah program fisik dan sosial kemasyarakatan, di antaranya kegiatan padat karya pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1.000 meter, pengadaan 30 pasang seragam sekolah, program pencegahan dan penanganan stunting melalui pemberian makanan tambahan bagi balita, ibu menyusui dan lansia, pengadaan peralatan kesehatan desa, permainan posyandu ramah anak, pengadaan satu unit laptop untuk PAUD, hingga pemeliharaan lampu jalan desa.
Penyaluran BLT-DD Tahap I tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan insentif kepada kader enam SPM, guru mengaji, guru PAUD, pemangku adat, serta imam desa.
Menurut Soiman, pemberian insentif itu memiliki peranan penting dalam menunjang kelancaran aktivitas dan tugas pokok masing-masing penerima di tengah pelayanan kepada masyarakat desa.
Ia berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar digunakan sebaik mungkin sehingga program pemerintah pusat melalui Dana Desa dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat penerima,” katanya.
Laporan : Adriana
Redaksi/Publizher : Andi Jumawi














