JAKARTAKESEHATANNasional

Kisah Inovatif dan Kreatif,  Pengembangan Layanan Unit Gizi sebagai Reveneu Unit di Rumah Sakit PKU Muhammadyah Gamping

164
×

Kisah Inovatif dan Kreatif,  Pengembangan Layanan Unit Gizi sebagai Reveneu Unit di Rumah Sakit PKU Muhammadyah Gamping

Sebarkan artikel ini

Oleh :  Kolonel Ckm  dr. Gunawan Rusuldi, Sp.OG. Subsp.Onk (Dokter Mahasiswa Program Studi S2 MARS UMY Yogjakarta)

JAKARTA, RS PKU Muhammadiyah Gamping merupakan RS yang berkembang dengan cukup pesat dilihat dari sejarah perkembangannya dimulai Pada awal operasional bernama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta unit II. Rumah sakit ini  berdiri pada tanggal 15 Februari 2009.

Pada tanggal 16 Juni 2010 Rumah Sakit mendapatkan ijin operasional sementara dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dengan SK nomer 503/0299a/DKS/2010, selanjutnya di tahun 2009 menjadi RS kelas C, beberapa tahun kemudian atau tepatnya di tahun 2022 menjadi RS kelas B, dan terus berkembang menjadi RS Pendidikan Utama FK UMY.

Pelayanan RS PKU Muhamadiyah Gamping telah diakui dengan dicapainya status akreditasi Paripurna.
Corporate Culture SIGAP (Smart, Islami, Gembira, Antusias dan Profesional) berhasil diwujudkan dan tergambar pada seluruh pergerakan serta rutinitas kegiatan pelayanan sehari-hari. Rumah Sakit ini  mempunyai visi RS Pendidikan Utama berstandar Internasional berdasar Nilais Islam, dengan melaksanakan 4 Misi (Misi Pelayanan Publik/sosial, Misi Pendidikan, Misi Penelitian dan Pengembangan dan Misi Dakwah) memberikan inspirasi dan karakter pengembangan pelayanan dan figure Rumah Sakit yang dicita-citakan di masa yang akan datang.

Dengan sumber daya RS yang demikian lengkap, antusiasme serta profesionalisme yang bernafaskan Islam Rumah Sakit ini terus bergerak maju, dengan optimalisasi kinerja pelayanannya. Selain pelayanan medis dan keperawatan juga pelayanan penunjang khususnya dalam hal ini pelayanan gizi di unit gizi.

Pelayanan Gizi Rumah Sakit adalah pelayanan yang diberikan dan disesuaikan dengan kondisi pasien berdasarkan keadaan klinis, status gizi, dan status metabolisme tubuh. Keadaan gizi pasien sangat berpengaruh pada proses penyembuhan penyakit, sebaliknya proses perjalanan penyakit dapat berpengaruh pada keadaan gizi pasien. Sebagaimana yang tercantum dalam standar pelayanan gizi Rumah Sakit, unit pelayanan gizi di RS ini meliputi 4 pelayanan pokok yaitu konsultasi gizi rawat inap dan rawat jalan, telekonsultasi gizi, penyelenggaraan makanan untuk pasien rawat inap.

BACA JUGA  Ketua Umum Kader Militan Jokowi (KAMIJO), Rekomendasikan Empat DPW Dukung Cawali

Namun demikian, unit pelayanan gizi di RS PKU Muhammadyah Gamping telah melakukan inovasi dan kreatifitas dengan memanfaatkan peluang yang muncul dari konsep kontinuitas asuhan gizi yang sudah diterima pasien di Rumah Sakit untuk tetap terus berlanjut dengan membuka usaha catering pasien yang menyediakan diet sesuai kondisi pasien dengan berbagai kondisi, tingkat usia dan penyakit yang dideritanya.

Fasilitas Catering Pasien ini juga melengkapi pelayanan konsultasi gizi bagi pasien baik rawat inap dan rawat jalan dengan mengatasi kesulitan pasien/keluarga untuk menyediakan diet sesuai kondisi pasien di rumah.

Selain itu Rumah Sakit ini juga memanfaatkan kelebihan kapasitas pelayanan penyediaan makanan yang memenuhi syarat Kesehatan dan standar Rumah Sakit dengan menyediakan diet pasien bagi beberapa Rumah Sakit di sekitarnya.
Hal ini meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan baik di RS PKU Muhammadyah Gamping juga di rumah Sakit sekitar.

Manajemen Rumah Sakit juga melihat peluang usaha dengan sangat kreatif memanfaatkan peluang dari  penyediaan makanan bagi pengunjung atau penunggu pasien rumah sakit yang tentunya mencari kebutuhan makan selama di rumah sakit yang terjamin kebersihannya, keamanan tidak sekedar memenuhi kebutuhan makan sehingga lebih terjamin.

Dengan branding Islami yang melekat pada penyelenggaraan Rumah Sakit ini, konsep Gizi Halal yang ditonjolkan pada pelayanan gizi di Rumah Sakit ini, merupakan salah satu contoh penerapan promosi Rumah Sakit   dengan menggunakan model Sustainability, Marketing dan Enterprise yang nyata.

Demikian gambaran upaya inovatif dan kreatif Manajemen dan Civitas Hospitalia RS PKU Muhammadyah Gamping dalam mengembangkan pelayanan gizi, yang semula hanya terbatas  melayani pasien rawat inap dan rawat jalannya dengan pelayanan Catering sesuai Diet Pasien Rawat Jalan bahkan masyarakat dan Rumah Sakit sekitar bahkan unit gizi juga di optimalisasi dengan usaha penyediaan catering bagi pengunjung dan penunggu pasien.

BACA JUGA  Kementerian PUPR Pastikan 300 Huntap di Lumajang Siap Huni Saat Idul Fitri

Upaya Inovatif dan kreatif ini tentunya meningkatkan pundi-pundi RS PKU Muhammadyah Gamping dari Unit Pelayanan Gizinya dengan kata lain Unit pelayanan Gizi RS PKU Muhammadyah Gamping turut menjawab tantangan global dengan menjadi salah satu Revenue Unit di Rumah Sakit ini.
Bravo !!!.

Redaksi/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA