Soppeng, 12 Mei 2026 — INDEKS.CO.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lamappapoleonro (Unipol) bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Soppeng menggelar penyuluhan pentingnya kepemilikan dokumen administrasi kependudukan di Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Senin malam (11/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Ganra Andi Wahyu Gunawan, S.Sos., M.Si., perangkat desa, BPD, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh pendidik, serta warga setempat. Penyuluhan ini disambut antusias oleh masyarakat dan mendapat dukungan dari pemerintah desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ganra menyampaikan apresiasi kepada Disdukcapil Soppeng serta mahasiswa KKN Unipol atas pelaksanaan kegiatan edukatif tersebut. Ia menekankan pentingnya tertib administrasi kependudukan sebagai dasar perencanaan pembangunan.
“Data kependudukan yang akurat menjadi kunci dalam perencanaan pembangunan. Kami mengajak masyarakat untuk aktif memperbarui data dan tidak ragu bertanya kepada narasumber,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari Disdukcapil Soppeng, Asriadi, A.Ma., S.Sos., memaparkan materi terkait regulasi administrasi kependudukan, termasuk penyesuaian dalam Permendagri Nomor 6 Tahun 2026 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 109 Tahun 2019 mengenai formulir dan buku administrasi kependudukan.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, akurasi data kependudukan, serta mendukung transformasi layanan berbasis digital.
“Administrasi kependudukan bukan sekadar dokumen, tetapi bukti pengakuan negara terhadap identitas dan hak warga negara. Kelengkapan data sangat penting dalam berbagai layanan publik,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil tidak dipungut biaya, serta mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pembaruan data apabila terjadi perubahan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya kepemilikan dan pemutakhiran dokumen kependudukan sebagai dasar pelayanan publik yang tertib, akurat, dan berkelanjutan.
Sejumlah warga menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman langsung mengenai prosedur administrasi kependudukan dengan cara yang mudah dipahami. Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat Desa Ganra.(Tim)
Redaksi/Publizher : Andi Jumawi














