Selasa 5 Mei 2026
Blitar (INDEKS) – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau Jembatan Perintis Garuda di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa, yang telah rampung 100 persen dan siap dimanfaatkan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Pangdam mengapresiasi inovasi penguatan konstruksi yang diterapkan, termasuk penggunaan bronjong pada bantaran sungai untuk meningkatkan ketahanan jembatan.
“Saya melihat konsepnya bagus. Bukan hanya jembatannya yang diperkuat dengan konstruksi cor, tetapi bantaran sungainya juga diperkuat agar tidak mudah tergerus. Dengan begitu, jembatan lebih aman dan tahan lama,” ujar Rudy, Selasa.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang terlibat dalam pembangunan melalui gotong royong bersama prajurit TNI AD, serta mengingatkan pentingnya menjaga dan memanfaatkan jembatan secara optimal.
Kepala Desa Pagergunung, Asmanto, mengatakan jembatan sebelumnya telah berusia sekitar 23 tahun dengan lebar hanya 1,5 meter sehingga kurang memadai untuk menunjang aktivitas warga.
Menurut dia, kondisi tersebut selama ini menghambat mobilitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan akses menuju fasilitas umum.
“Atas nama pemerintah desa dan warga, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan TNI AD atas pembangunan jembatan ini. Kehadirannya sangat membantu masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Untoro menyebutkan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari tahap III dan IV program Jembatan Perintis Garuda yang tersebar di sejumlah wilayah.
“Terdapat 16 titik pembangunan yang tersebar di lima wilayah, yaitu Tulungagung enam titik, Ponorogo empat titik, Blitar empat titik, serta masing-masing satu titik di Ngawi dan Trenggalek,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan di wilayah Korem 081/DSJ mencakup tiga jenis, yakni jembatan gantung, kabel pancang, dan beton, yang disesuaikan dengan kondisi geografis serta kebutuhan masyarakat.
Program Jembatan Perintis Garuda, lanjut dia, merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto melalui TNI AD untuk mengatasi keterbatasan akses di sejumlah wilayah.
“Program ini diharapkan membuka keterisolasian, memperlancar mobilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Usai peninjauan, Pangdam bersama pejabat utama Kodam V/Brawijaya melanjutkan kunjungan ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Kesamben.(Tim)
Sumber : Pendam V/Brawijaya
Redaksi/Publizher : Andi Jumawi
















