BULETIN TNIJayawijayaNasionalPapua Pengunungan

HUT ke-81 RI, Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” Gairahkan Semangat Masyarakat Papua Menuju Indonesia Emas

63
×

HUT ke-81 RI, Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” Gairahkan Semangat Masyarakat Papua Menuju Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

17 Agustus 2026

JAYAWIJAYA, INDEKS — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum istimewa bagi masyarakat Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Semangat kemerdekaan tahun ini ditandai dengan Grand Opening Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila”, sebuah kawasan berbasis agroeduwisata yang dibangun melalui semangat gotong royong masyarakat bersama Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi.

Gagasan pembangunan Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” berawal dari peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026. Gagasan tersebut kemudian dikembangkan sebagai bagian dari semangat mewujudkan nilai-nilai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

Pembangunan kawasan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI, hingga Polri.

Melalui kerja sama tersebut, potensi lokal Kampung Kimbim secara bertahap ditata menjadi ruang produktif yang tidak hanya berfungsi sebagai kawasan wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pertanian, peternakan, perikanan, budaya, serta ruang interaksi masyarakat.

Dari Potensi Lokal Menjadi Ruang Edukasi

Konsep Agroeduwisata “O Sili Pancasila” dirancang tidak sekadar mengedepankan keindahan kawasan. Di dalamnya terdapat integrasi antara pertanian, pendidikan, lingkungan, budaya dan rekreasi.

Berbagai tanaman pangan dan hortikultura dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat dan pengunjung.

Tanaman tersebut antara lain ubi atau hipere, jagung atau hupak, talas/keladi atau hom, pisang atau haki, tomat atau tomareken, cabai atau rica, kubis, kangkung, bayam, wortel, kentang, sawi, terong, mentimun, labu siam, labu kuning, gambas, kacang tanah, kacang hijau, buncis, stroberi, alpukat dan buah merah.

Kawasan tersebut juga dihiasi beragam tanaman bunga dan tanaman hias seperti anggrek, mawar, teratai dan bunga matahari untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri sekaligus menarik bagi pengunjung.

Tidak hanya pertanian, pengembangan kawasan juga mencakup sektor peternakan dan perikanan. Sejumlah hewan ternak dikembangkan, antara lain ayam, bebek, itik, kelinci, babi atau wam dan burung merpati.

Sementara itu, kolam budidaya ikan diisi dengan ikan mas, mujair, nila dan lele.

Hasil pertanian, peternakan dan perikanan tersebut dapat dibeli langsung oleh pengunjung melalui honai-honai yang tersedia di kawasan wisata.

Hasil produksi lokal itu juga dapat dinikmati dalam bentuk olahan makanan yang disajikan di lima saung yang merepresentasikan lima pulau besar Indonesia, yakni Papua, Sulawesi, Jawa, Kalimantan dan Sumatera.

Hadirkan Wahana Rekreasi

Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” juga menawarkan berbagai wahana rekreasi yang memungkinkan pengunjung menikmati kawasan secara lebih aktif.

Untuk wahana udara, tersedia titian tali tiga (triple rope bridge), luncur tali berdiri (flying fox), titian tali dua (double rope bridge), titian kayu tali (wooden rope bridge), luncur tali duduk (seated zipline) dan luncuran tali panjang (long zipline).

Sementara wahana air meliputi perahu dayung (boat rowing), balap perahu (boat racing), seluncur air (water slide), bola air (water ball) dan berbagai permainan air.

Adapun wahana darat terdiri atas jaring laba-laba (spider web), memanah (archery), sepak bola mini (mini soccer) dan jembatan kayu (wooden bridge).

Keberadaan berbagai fasilitas tersebut diharapkan menjadikan Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk belajar, bermain, berkreasi sekaligus mengenal potensi lokal.

Senyum Anak Papua dan Makna Kemerdekaan

Peringatan HUT ke-81 RI yang dirangkaikan dengan Grand Opening Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” menjadi momentum penuh kebahagiaan bagi masyarakat Papua.

Keceriaan anak-anak yang bermain dan berinteraksi di kawasan tersebut menjadi salah satu gambaran sederhana tentang makna kemerdekaan.

Di tengah suasana kebersamaan, mereka dapat bermain, bercanda dan belajar dalam ruang yang aman dan penuh kehangatan.

Senyum polos anak-anak Papua menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, bermain dan meraih cita-cita.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai agenda budaya dan kemasyarakatan, seperti bakar batu, wisisi, lomba kreatif dan edukatif serta pemberian tali asih kepada masyarakat.

Kehadiran Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” diharapkan menjadi tonggak baru dalam mengembangkan potensi masyarakat Papua, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan gotong royong dalam membangun Indonesia.

Bagi anak-anak Papua, kebahagiaan tidak selalu harus hadir melalui sesuatu yang besar. Perhatian, sapaan, permainan bersama dan kepedulian yang tulus dapat menjadi bagian penting dalam menumbuhkan harapan tentang masa depan.

Dari sebuah kampung, semangat itu ditanam. Dari anak-anak Papua, harapan Indonesia masa depan tumbuh.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.(Tim)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!