SOPPENG, INDEKS — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Soppeng, Dra. Hj. Henny Latief, meminta Abd Rasyid menarik pernyataan yang disampaikannya dalam kegiatan Ayo Ngopi (Ngobrolin Publik Interest) di Saromase Coffee, Watansoppeng, Jumat (24/7/2026), serta menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Partai Gerindra.
Permintaan tersebut disampaikan Henny Latief dalam konferensi telepon yang turut diikuti Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E. dan awak media INDEKS.co.id, Sabtu (25/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Henny Latief menegaskan bahwa pernyataan Abd Rasyid saat menghadiri forum tersebut dinilai tidak mencerminkan sikap resmi Partai Gerindra serta berpotensi menimbulkan kesalahpahaman terhadap hubungan baik antara partainya dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan pasangan Suwardi Haseng–Selle KS Dalle (SUKSES).
“Apa yang dikatakan Pak Rasyid itu menurut kami keliru dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Karena itu, saya meminta yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati, Pemerintahan SUKSES, dan Partai Gerindra,” ujar Henny Latief.
Menurutnya, Abd Rasyid hadir dalam forum tersebut sebagai perwakilan Partai Gerindra setelah sebelumnya meminta izin kepada dirinya. Namun, substansi pernyataan yang disampaikan dinilai tidak sejalan dengan pandangan maupun sikap resmi partai.
“Selama ini hubungan Partai Gerindra dengan Pemerintahan Bupati Suwardi Haseng berjalan baik, harmonis, dan komunikasi terus terjalin. Karena itu, kami tidak ingin muncul anggapan bahwa hubungan tersebut tidak baik akibat pernyataan yang disampaikan Pak Rasyid,” tegasnya.
Henny Latief juga mengungkapkan bahwa Abd Rasyid telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Bupati Suwardi Haseng melalui konferensi telepon yang berlangsung pada Jumat malam. Meski demikian, ia menilai permintaan maaf tersebut juga perlu disampaikan secara terbuka kepada publik karena pernyataan sebelumnya disampaikan dalam forum yang bersifat terbuka.
“Semalam saya sudah meminta agar permohonan maaf itu juga disampaikan melalui media karena pernyataan sebelumnya disampaikan di ruang publik,” katanya.
Usai konferensi telepon tersebut, Henny Latief kembali menghubungi awak media dan menyampaikan bahwa dirinya telah berbicara langsung dengan Abd Rasyid. Menurut Henny, Abd Rasyid kembali menyatakan permohonan maaf dan mengakui bahwa permintaan maaf tersebut juga telah disampaikan kepada Bupati pada malam sebelumnya.
Sementara itu, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, menurutnya, kritik harus disampaikan secara konstruktif, berdasarkan fakta, serta tidak mengandung unsur provokasi maupun informasi yang tidak benar.
“Kritik itu boleh saja, sepanjang disampaikan secara konstruktif, tidak provokatif, dan tidak berdasarkan informasi yang tidak benar, apalagi jika disampaikan di hadapan publik,” ujar Suwardi Haseng.
Pernyataan Permohonan Maaf Abd Rasyid yang diterima Redaksi INDEKS.co.id
Saya menyampaikan permohonan maaf secara kelembagaan kepada Bapak Bupati Soppeng atas kekhilafan yang telah saya lakukan sebagai kader Partai Gerindra. Pernyataan yang saya sampaikan sebelumnya merupakan kekeliruan pribadi dan tidak mencerminkan sikap maupun keputusan resmi Partai Gerindra.
Partai Gerindra tetap berkomitmen untuk bersinergi, mengawal, dan memberikan dukungan penuh terhadap program-program Pemerintah Kabupaten Soppeng demi mewujudkan kemajuan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Soppeng, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas.
Sebelumnya pada acara Ayo Ngopi di Saromase Coffee Jumat (24/7/2026) berdasarkan informasi yang dihimpun awak media indeks.co.id dari sumber bahwa Abdul Rasyid saat itu menjadi panelis mewakili Partai Gerindra Soppeng, menyampaikan bahwa selama ini hubungan GERINDRA dengan Pemerintahan Sukses tidak harmonis, ia juga menyampaikan bahwa tak pernah dihubungi untuk duduk bersama sehingga hal itu menimbulkan pertanyaan ada apa dengan pernyataan tersebut, mengingat selama ini hubungan GERINDRA dengan Pemerintahan Sukses berjalan harmonis dan selalu berkomunikasi dengan baik melalui Partai GERINDRA. Sehingga pernyataan tersebut oleh sumber dianggap keluar dari garis Komando Partai GERINDRA. (Tim)
Editor/Publisher : Andi Jumawi
















