BencanaBULETIN TNIJAWA TENGAHNasionalTrenggalek

TNI-Polri dan BPBD Berhasil Padamkan Kebakaran Hutan Jati di Trenggalek

43
×

TNI-Polri dan BPBD Berhasil Padamkan Kebakaran Hutan Jati di Trenggalek

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

TRENGGALEK, INDEKS — Tim gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, dan Perhutani berhasil memadamkan kebakaran hutan jati di kawasan hutan negara petak 3A RPH Gandusari, KRPH Gandusari, BKPH Karangan, KPH Kediri, Dusun Beji, Desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (25/7/2026).

Kebakaran yang terjadi di lahan pemajekan dan kawasan hutan tersebut berhasil dikendalikan setelah tim gabungan melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih empat jam.

Operasi pemadaman melibatkan Babinsa Karanganyar Koramil 0806-06/Gandusari Sertu Agus Sutikno, Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar Briptu Lutfi, anggota TRC PB Kecamatan Gandusari Sertu Sutrisno, personel BPBD Trenggalek Edy Purwanto, serta Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Gandusari Kushariadi.

Medan yang berada di kawasan lereng pegunungan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Untuk mencegah kobaran api meluas, tim menggunakan metode gepyok, yakni memukul api dengan ranting pohon dan peralatan sederhana yang tersedia di lokasi.

Babinsa Karanganyar Sertu Agus Sutikno mengatakan keberhasilan mengendalikan kebakaran tidak terlepas dari koordinasi yang cepat serta sinergi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Medan yang cukup terjal membuat seluruh personel harus bekerja dengan penuh kehati-hatian dan tetap mengutamakan faktor keselamatan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu rembetan api dari lahan milik warga yang membakar daun jati di area pemajekan. Berkat kerja sama seluruh unsur, api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke kawasan hutan yang lebih besar,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka, terutama pada musim kemarau dengan kondisi cuaca yang kering karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, langkah pencegahan merupakan upaya paling efektif dalam mengurangi risiko kebakaran. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani sebelum meluas.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim gabungan masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Keberhasilan penanganan kebakaran tersebut menjadi bukti sinergi TNI, Polri, BPBD, Perhutani, dan seluruh unsur terkait dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus melindungi keselamatan masyarakat. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Trenggalek.(Tim)

Editor/Publisher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!