JAKARTA, INDEKS – Forum Komunikasi Dosen Seluruh Indonesia (FKDSI) terus memperkuat konsolidasi organisasi menjelang pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan menjadi tonggak awal penguatan organisasi dosen berskala nasional.Sebagai bagian dari rangkaian persiapan, FKDSI menggelar Silaturahmi Kebangsaan secara daring melalui Zoom pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus serta dosen dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai forum konsolidasi sekaligus mempererat komitmen membangun organisasi yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan pendidikan tinggi nasional.
Silaturahmi Kebangsaan turut dihadiri Ketua Dewan Pembina FKDSI, Brigjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Drs. Muh. Elia Wasono Mastoko, S.H., M.M., Adv. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya membangun organisasi yang berlandaskan profesionalisme, integritas, serta semangat persatuan agar FKDSI mampu menjadi wadah pemersatu dosen Indonesia sekaligus mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.
Kegiatan dipimpin Ketua Umum DPP FKDSI, Andi Herenal Daeng Toto, dosen Universitas Dipa Makassar, didampingi Sekretaris Jenderal Prof. Esti Handayani Hardi, Guru Besar Universitas Mulawarman. Keduanya memaparkan perkembangan pembentukan organisasi, kesiapan pelantikan Dewan Pengurus Pusat, serta agenda Rakernas yang akan menjadi pijakan awal penyusunan program kerja FKDSI.
Dalam kesempatan tersebut, FKDSI juga memperkenalkan susunan dewan organisasi yang diisi sejumlah tokoh nasional dan akademisi terkemuka. Posisi Ketua Dewan Pembina diemban Brigjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Drs. Muh. Elia Wasono Mastoko, S.H., M.M., Adv., sementara Ketua Dewan Penasihat dijabat Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.Sc., mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI.
Adapun Ketua Dewan Pertimbangan dipercayakan kepada Prof. Dr. der. soz. Gumilar Rusliwa Somantri, mantan Rektor Universitas Indonesia, sedangkan Ketua Dewan Pakar dijabat Prof. Nyarwi Ahmad, Ph.D., Guru Besar Universitas Gadjah Mada. Sementara itu, Ketua Majelis Kehormatan dan Etik diamanahkan kepada Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si., Rektor Institut STIAMI, mantan anggota DPD RI periode 2019–2024, sekaligus mantan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Kehadiran para tokoh nasional tersebut dinilai semakin memperkuat legitimasi FKDSI sebagai organisasi profesi yang kredibel, independen, dan siap berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Selain membahas kesiapan pelantikan, forum juga menjadi ajang diskusi mengenai arah pengembangan organisasi, penguatan jejaring kolaborasi antardosen, serta penyusunan berbagai program strategis yang akan dibahas dan disahkan dalam Rakernas mendatang.
Pelantikan Dewan Pengurus Pusat FKDSI dan pelaksanaan Rakernas diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi nasional dosen Indonesia. Dengan mengusung semangat persatuan, profesionalisme, integritas, dan kolaborasi, FKDSI menegaskan komitmennya menjadi rumah besar bagi dosen Indonesia sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi, pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.(Tim)
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















