DaerahKonawe Selatan

Pemdes Bimamaroa Salurkan BLT Dana Desa Tahap I kepada 10 KPM

152
×

Pemdes Bimamaroa Salurkan BLT Dana Desa Tahap I kepada 10 KPM

Sebarkan artikel ini
Foto : Kepala Desa Bimamaroa Husen L, S.K.M bersama Camat Andoolo Barat Muhammad Sopian Mansyah, ST, Babinsa serta sejumlah penerima BLT DD Tahap I TA. 2026.(Doc.Adriana)
Listen to this article

Konawe Selatan (Indeks.co.id) — Pemerintah Desa (Pemdes) Bimamaroa, Kecamatan Andoolo Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap I Tahun Anggaran 2026 kepada 10 keluarga penerima manfaat (KPM).

Kantor Desa Bimamaroa.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Balai Pertemuan Desa Bimamaroa, Kamis (16/4/2026), dipimpin langsung oleh Kepala Desa Bimamaroa, Husen, L., SKM. Kegiatan itu turut dihadiri Camat Andoolo Barat Muhammad Sopian Mansyah, ST, Babinsa setempat, serta Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bimamaroa.

BACA JUGA :

Kepala Desa Bimamaroa, Husen, mengatakan bahwa penyaluran BLT-DD tahap I diprioritaskan bagi masyarakat dengan kriteria tertentu, seperti keluarga miskin ekstrem, kepala keluarga tunggal lanjut usia, serta warga yang menderita penyakit kronis.

BACA JUGA :

“Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama enam bulan, sehingga total yang diterima masing-masing KPM sebesar Rp1.800.000,” ujar Husen.

Dengan jumlah penerima sebanyak 10 KPM, total anggaran BLT-DD tahap I yang disalurkan mencapai Rp18.000.000.

Pertemuan dan rapat sebelum penyerahan BLT DD Tahap I Desa Bimamaroa, TA. 2026.(Doc.Adriana)

Husen menambahkan, total Dana Desa Bimamaroa tahun 2026 mencapai Rp332.000.000. Selain untuk BLT-DD, anggaran tersebut juga dialokasikan untuk berbagai program prioritas lainnya, seperti pembayaran insentif kader kesehatan desa, guru PAUD, tokoh agama dan tokoh adat, penguatan ketahanan pangan, pemberian makanan tambahan bagi lansia, ibu hamil, dan balita, serta pembayaran BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat kurang mampu.

Selain itu, Dana Desa juga digunakan untuk operasional pemerintahan desa sebesar tiga persen, pengadaan seragam sekolah, serta pembangunan fisik berupa drainase dan deker plat.

BACA JUGA :

Lebih lanjut, Husen mengungkapkan bahwa kebijakan pengalihan Dana Desa tahun 2026 ke program Koperasi Desa Merah Putih sebesar 60 persen berdampak pada terbatasnya dana reguler desa yang hanya tersisa sekitar 40 persen untuk dikelola.

Meski demikian, Desa Bimamaroa disebut menjadi salah satu desa dengan kategori maju di Kecamatan Andoolo Barat, bahkan menempati peringkat tertinggi dibandingkan desa lainnya di wilayah tersebut.

Sementara itu, masyarakat penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima, terutama karena penyaluran dilakukan sekaligus untuk enam bulan.

BACA JUGA :

Pemerintah desa berharap pencairan Dana Desa tahap II dapat dilakukan tepat waktu, mengingat pelaksanaan program pembangunan fisik desa sebagian besar direncanakan pada tahap tersebut.(Adriana)

Redaksi/Publisher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!