DaerahKab.Konsel

Pesantren Kilat Ramadan dan Pasraman di SMAN 12 Konawe Selatan Ditutup, Tanamkan Nilai Keimanan dan Toleransi

43
×

Pesantren Kilat Ramadan dan Pasraman di SMAN 12 Konawe Selatan Ditutup, Tanamkan Nilai Keimanan dan Toleransi

Sebarkan artikel ini
Foto : Yuslan Tosepu, S.Pd Kepala Sekolah SMAN 12 Konsel.(Doc Adriana)
Listen to this article

KONAWE SELATAN (INDEKS) — Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Pasraman bagi siswa beragama Hindu di SMAN 12 Konawe Selatan resmi ditutup pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi momentum pembinaan keagamaan sekaligus penguatan nilai toleransi di lingkungan sekolah.

PESANTREN KILAT SMAN 12 KONSEL.

Penutupan kegiatan dilakukan langsung oleh Kepala SMAN 12 Konawe Selatan, Yuslan Tosepu, S.Pd., di lingkungan sekolah yang berlokasi di Kelurahan Atari, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pesantren kilat dan pasraman tersebut dilaksanakan sejak Selasa (3/3) hingga Kamis (5/3) dan diikuti lebih dari 200 siswa. Meski berlangsung di tengah ibadah puasa Ramadan, para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan tetap menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama.

Kegiatan penutupan yang digelar sekitar pukul 11.00 WITA berlangsung khidmat. Para siswa Muslim yang menjalankan ibadah puasa maupun siswa non-Muslim yang tidak berpuasa tetap saling menghargai satu sama lain, mencerminkan semangat kebersamaan dan kerukunan di lingkungan sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lalembuu, tokoh agama Hindu, serta para dewan guru SMAN 12 Konawe Selatan.

Kepala SMAN 12 Konawe Selatan, Yuslan Tosepu, S.Pd., mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara terkait pelaksanaan pembelajaran selama bulan Ramadan yang diisi dengan kegiatan keagamaan.

“Kami melaksanakan pesantren Ramadan untuk siswa Muslim, sementara bagi siswa beragama Hindu kami laksanakan kegiatan pasraman. Tujuannya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, membentuk akhlak mulia, serta memperdalam pemahaman siswa terhadap ajaran agamanya masing-masing,” ujar Yuslan.

Ia menjelaskan, selama kegiatan berlangsung para siswa mendapatkan berbagai materi keagamaan dari sejumlah narasumber. Untuk peserta pesantren Ramadan, pemateri dihadirkan dari KUA Kecamatan Lalembuu, Madrasah Aliyah, serta para guru yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Menurut Yuslan, antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan sangat tinggi. Para peserta hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan.

“Pesertanya kami bagi dalam beberapa ruangan, dua ruangan untuk siswa Muslim dan satu ruangan untuk siswa beragama Hindu. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan siswa sangat aktif mengikuti seluruh materi yang diberikan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu menumbuhkan sikap saling menghormati dan menjaga kerukunan antarumat beragama di lingkungan sekolah maupun masyarakat.(Adriana).

Redaksi/Editor ; Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!