TP PKK Gandeng Yayasan Jantung Indonesia dan Yayasan Hadji Kalla, Perkuat Edukasi Pencegahan Penyakit Jantung
SOPPENG, INDEKS.co.id – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Soppeng. Sebanyak 30 peserta dari berbagai kecamatan dan desa dipersiapkan menjadi pelatih sekaligus penggerak Klub Jantung Sehat di tengah masyarakat.
Persiapan tersebut dilakukan melalui kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Klub Jantung Sehat Tingkat Dasar yang berlangsung di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Yayasan Jantung Indonesia Cabang Provinsi Sulawesi Selatan, Yayasan Hadji Kalla, dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Soppeng.
Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sulawesi Selatan dan Yayasan Hadji Kalla atas kontribusi serta dukungan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung.
Menurut Suarni, pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit jantung sejak dini.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengajak masyarakat membiasakan olahraga secara teratur dan menerapkan pola hidup sehat.
“TP PKK Kabupaten Soppeng siap mendukung upaya ini karena keluarga merupakan fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Jantung Indonesia Cabang Provinsi Sulawesi Selatan, Delya Djafar, mengatakan bahwa 30 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut diharapkan menjadi cikal bakal terbentuknya penggerak Klub Jantung Sehat di Kabupaten Soppeng.
Ia menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam menyerap seluruh materi dan praktik selama tiga hari pelatihan, mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WITA.
Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan pribadi peserta, tetapi juga dapat ditularkan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Dukungan serupa disampaikan Program Officer Bidang Kemanusiaan Yayasan Hadji Kalla, Muhammad Jumadi. Ia berharap para peserta mampu mengembangkan Klub Jantung Sehat di wilayah masing-masing, baik pada tingkat kecamatan maupun desa.
Jumadi juga mendorong peserta untuk aktif mengampanyekan kebiasaan hidup sehat, seperti rutin berolahraga, menghindari kebiasaan merokok, serta meningkatkan kepedulian terhadap faktor risiko penyakit jantung, termasuk hipertensi.
Melalui program pendidikan dan pelatihan ini, Kabupaten Soppeng diharapkan memiliki kader-kader kesehatan yang mampu menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat.
Kehadiran Klub Jantung Sehat hingga tingkat desa juga diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kesehatan, sehingga upaya pencegahan penyakit jantung tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi tumbuh sebagai gerakan bersama yang dimulai dari keluarga dan lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng serta perwakilan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Soppeng.(Tim).
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















