BULETIN TNIDaerahKODAM XIV/HASANUDDINKOREM 143/HOMAKASSAR

Menuju Seleksi Pusat, Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Tolak Mafia Percaloan dalam Penerimaan Taruna Akademi TNI 2026

41
×

Menuju Seleksi Pusat, Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Tolak Mafia Percaloan dalam Penerimaan Taruna Akademi TNI 2026

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

29 Juni 2026

MAKASSAR, INDEKS– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menegaskan komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mewujudkan proses rekrutmen yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik percaloan atau mafia penerimaan (werfing). Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Sidang Parade Penerimaan Calon Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 di Balai M. Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Senin (29/6/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Panitia Seleksi Integratif Tingkat Daerah (Panselinda) Makassar, Pangdam didampingi Wakil Komandan Kodiklatal VI Laksamana Pertama TNI Dr. Arya Delano, S.E., M.Pd., M.Han., Kepala Dinas Personel Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Adm Ismid Priatnadi Laga Lesmana, S.E., M.Han., serta tim seleksi penerimaan Taruna Akademi TNI.

Sebanyak 96 calon taruna mengikuti Sidang Parade setelah dinyatakan lolos serangkaian seleksi awal yang meliputi pemeriksaan administrasi, psikologi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, serta mental ideologi.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa seluruh tahapan penerimaan prajurit TNI dilaksanakan secara gratis, objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun pihak-pihak yang mengatasnamakan institusi TNI untuk menjanjikan kelulusan.

“Apabila hari ini kalian dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi tingkat pusat, itu adalah hasil kerja keras, kemampuan, dan doa orang tua kalian. Jangan pernah percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, karena itu adalah bentuk penipuan,” tegas Pangdam.

Ia juga mengingatkan bahwa Akademi TNI merupakan lembaga pendidikan yang mencetak calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, setiap peserta dituntut memiliki integritas, disiplin, keberanian, karakter kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam turut menyaksikan secara langsung kemampuan fisik dan potensi para peserta sebagai bagian dari penilaian akhir sebelum mereka diberangkatkan mengikuti seleksi tingkat pusat.

Selain memberikan evaluasi, Pangdam juga memotivasi seluruh peserta agar tetap percaya diri, menjaga semangat juang, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tahapan seleksi.

“Kalian adalah calon-calon petarung. Ketika nanti lulus, kalian akan menjadi pemimpin yang bertanggung jawab terhadap anak buah. Jangan pernah menjadi pribadi yang penakut. Apa pun hasil seleksi nantinya, kalian patut bangga karena telah berjuang hingga tahap ini,” ujarnya.

Menutup arahannya, Pangdam menegaskan komitmen panitia untuk menjaga integritas proses seleksi sehingga mampu melahirkan perwira TNI yang profesional, berkarakter, berdedikasi tinggi, serta memiliki loyalitas dan kecintaan yang kuat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sidang Parade ini menjadi tahapan penting sebelum para peserta terbaik diberangkatkan menuju seleksi tingkat pusat sebagai bagian dari proses pembentukan calon perwira TNI yang berkualitas dan berintegritas.(Tim/AJ)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!