BULETIN TNIKabupaten SoppengNasional

Wabup Soppeng Akui Ruang Fiskal Sempit, Dukungan TNI AD Bantu Percepat Pembangunan Infrastruktur

220
×

Wabup Soppeng Akui Ruang Fiskal Sempit, Dukungan TNI AD Bantu Percepat Pembangunan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

Jum’at 26 Juni 2026

SOPPENG, INDEKS– Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, mengakui kemampuan fiskal Pemerintah Kabupaten Soppeng saat ini masih terbatas sehingga berdampak pada belum optimalnya percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat.

Menurut Selle, keterbatasan ruang fiskal membuat pemerintah daerah harus lebih selektif dalam mengalokasikan anggaran pembangunan di berbagai sektor.

“Di tengah sempitnya ruang fiskal, kita sangat terbatas sebagai pemerintah daerah untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur,” ujar Selle, Rabu (24/6/2026).

Meski demikian, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kepada Kabupaten Soppeng. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AD telah memberikan kontribusi nyata dalam membantu penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Selle menjelaskan, Kabupaten Soppeng telah beberapa kali menjadi sasaran program pembangunan TNI AD, mulai dari pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), pembangunan fasilitas pompanisasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, hingga pembangunan sejumlah jembatan di beberapa wilayah.

“Alhamdulillah, Soppeng sudah beberapa kali mendapatkan perhatian khusus dari TNI AD. Pertama melalui TMMD, kemudian pembangunan pompanisasi untuk pemenuhan air bersih warga, dan kali ini pembangunan jembatan,” katanya.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan TNI AD dapat terus berlanjut sebagai upaya mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

Saat ini, sedikitnya terdapat empat proyek pembangunan dan rehabilitasi jembatan di Kabupaten Soppeng yang didukung melalui program TNI AD. Keempatnya meliputi Jembatan Aramco di Desa Masing, jembatan beton di Desa Abbanuange, jembatan gantung di Desa Mario Riaja, serta jembatan beton di wilayah Lalabata Riaja.

Keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan.(Tim/ID)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!