MAKASSARNasionalPersatuan Wartawan Indonesia

Konferprov PWI Sulsel Sukses Digelar, Plt Ketua Ajak Anggota Tinggalkan Perbedaan dan Perkuat Profesionalisme

49
×

Konferprov PWI Sulsel Sukses Digelar, Plt Ketua Ajak Anggota Tinggalkan Perbedaan dan Perkuat Profesionalisme

Sebarkan artikel ini
H. Zulkifli Gani Ottoh Plt Ketua PWI Sulsel saat memberikan sambutan menjelang penyampaian laporan Ketua Panitia Konferprov PWI Sulsel tahun 2026.
Listen to this article

Senin 8 Juni 2026

MAKASSAR,INDEKS– Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan tahun 2026 telah berlangsung sukses dan menghasilkan kepengurusan baru secara aklamasi. Seiring berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, anggota PWI Sulsel diharapkan kembali bersatu serta mengakhiri seluruh perbedaan yang muncul selama proses konferensi.

Harapan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulsel, H. Zulkifli Gani Ottoh, SH, saat memberikan sambutan menjelang penyampaian laporan Ketua Panitia Konferprov PWI Sulsel sekaligus pembubaran panitia pelaksana di Kantor PWI Sulsel, Minggu (7/6/2026).

Menurut Zulkifli, perbedaan pilihan yang sempat terjadi selama proses pemilihan merupakan hal yang lumrah dalam dinamika organisasi. Namun, setelah konferensi berakhir, seluruh anggota diharapkan dapat kembali merajut kebersamaan dan bersinergi untuk memajukan organisasi.

“Meski sebelumnya mungkin berbeda pilihan pasangan calon, kini tidak ada lagi alasan untuk bermusuhan. Mari bersama-sama membangun sinergi dan meningkatkan profesionalisme PWI Sulsel ke depan,” ujarnya.

Konferprov PWI Sulsel yang berlangsung di Fajar Graha Pena, Makassar, pada Selasa (2/6/2026), dihadiri lebih dari 400 anggota PWI dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Forum tertinggi organisasi tersebut berlangsung lancar dan sukses hingga menghasilkan keputusan penting melalui mekanisme aklamasi.

Hasil konferensi menetapkan Suwardi Thahir sebagai Ketua PWI Sulsel periode 2026-2031 dan H. Dahlan Abubakar sebagai Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sulsel.

Zulkifli yang juga menjabat Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat mengakui bahwa akhir pelaksanaan konferensi menjadi kejutan bagi banyak pihak. Menurutnya, proses yang berujung aklamasi terjadi setelah kedua calon melakukan perundingan singkat selama sekitar tujuh menit.

“Ending konferensi ini sangat cantik. Terus terang banyak yang kaget karena setelah kedua calon berunding sekitar tujuh menit, tiba-tiba terjadi aklamasi. Namun semuanya sudah berakhir dengan baik. Kita harus berbesar hati dan lapang dada menerima hasil yang telah menjadi keputusan bersama,” kata pria yang akrab disapa Zugito itu.

Terkait mulai ramainya pembahasan mengenai susunan kepengurusan PWI Sulsel periode 2026-2031, Zulkifli menegaskan dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mencampuri proses penyusunan kabinet atau komposisi pengurus baru.

Menurut dia, tugas yang diembannya sebagai Plt Ketua PWI Sulsel hanya memastikan pelaksanaan konferensi berjalan sukses hingga menghasilkan kepengurusan definitif.

“Saya tidak berwenang mencampuri penyusunan komposisi pengurus. Tugas saya hanya menyukseskan pelaksanaan konferensi,” tegasnya.

Meski demikian, Zulkifli memberikan pesan khusus kepada pengurus terpilih agar proses penyusunan kepengurusan tidak didasarkan pada pertimbangan suka atau tidak suka (like and dislike), melainkan mengedepankan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki organisasi.

Ia menekankan pentingnya menerapkan prinsip “The Right Man in The Right Place” atau menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat agar organisasi dapat berjalan lebih efektif dan profesional.

Selain itu, penyusunan kepengurusan juga harus mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI. Ia mengingatkan bahwa calon pengurus wajib berasal dari anggota yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) PWI Sulsel yang diterbitkan oleh PWI Pusat.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferprov PWI Sulsel, Faisal Palapa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal selama proses persiapan hingga pelaksanaan konferensi.

Menurut Faisal, suksesnya Konferprov PWI Sulsel merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen kepanitiaan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi demi kelancaran acara.

“Sungguh luar biasa. Kerja-kerja maksimal dilakukan oleh seluruh panitia, diwarnai rapat-rapat yang tidak mengenal tanggal merah hingga pertemuan yang sering berlangsung sampai tengah malam,” ujarnya.

Faisal menambahkan, keberhasilan konferensi tidak terlepas dari kekompakan dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, baik panitia maupun berbagai pihak yang memberikan dukungan selama proses persiapan dan pelaksanaan kegiatan.

Muhammad Arafah Jubir Konferprov PWI Sulsel 2026.

Hal senada disampaikan Juru Bicara Konferprov PWI Sulsel 2026, Muhammad Arafah. Ia mengatakan keberhasilan penyelenggaraan konferensi merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memberikan kontribusi sesuai peran masing-masing.

Atas nama panitia, Muhammad Arafah menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh mitra kerja yang telah membantu menyukseskan Konferprov PWI Sulsel 2026.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Kapolda Sulsel beserta jajaran yang memberikan dukungan penuh terhadap pengamanan kegiatan, baik secara terbuka maupun tertutup. Apresiasi juga diberikan kepada personel Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Polrestabes Makassar yang turut membantu menciptakan suasana aman dan kondusif selama pelaksanaan konferensi.

Panitia juga menyampaikan penghargaan kepada Laode Iktar dari PT Mega Nikmat Persada, PT Mega Jumantara, serta Riski Adv yang telah membantu sosialisasi dan publikasi kegiatan melalui pemasangan videotron dan spanduk di sejumlah titik strategis di Kota Makassar.

Selain itu, rasa terima kasih juga dihaturkan kepada seluruh anggota PWI Sulsel, khususnya peserta dari daerah, yang telah meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan dukungan untuk menyukseskan pelaksanaan Konferprov PWI Sulsel 2026.

Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai prosesi pembubaran panitia yang berlangsung setelah seluruh agenda organisasi selesai dilaksanakan. Acara ditutup dengan saling berjabat tangan, bermaafan, serta berpelukan sebagai simbol berakhirnya seluruh dinamika konferensi dan dimulainya semangat kebersamaan baru di tubuh PWI Sulawesi Selatan.

Sumber: Juru Bicara Konferprov PWI Sulsel 2026
Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!