BULETIN TNINasionalPapua PengununganYAHUKIMO

Satgas Yonif 725/Woroagi Temukan Sekitar 5.000 Batang Ganja di Yahukimo

28
×

Satgas Yonif 725/Woroagi Temukan Sekitar 5.000 Batang Ganja di Yahukimo

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

YAHUKIMO, INDEKS,CO.ID– Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi di bawah Komando Operasi (Koops) TNI Habema menemukan sekitar 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi berbeda di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dalam operasi patroli pengamanan yang dilaksanakan pada Senin (13/7/2026).

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap melalui pengumpulan informasi dan patroli keamanan secara berkesinambungan di wilayah operasi.

“Temuan tersebut berasal dari dua patroli keamanan yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut pengembangan informasi di lapangan,” kata Wirya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, personel Satgas harus menembus medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, serta akses yang sulit dijangkau untuk memastikan keberadaan lokasi yang diduga menjadi area penanaman ganja.

Setibanya di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, serta pengamanan barang bukti berupa sekitar 5.000 batang tanaman ganja.

“Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Berdasarkan hasil operasi, sekitar 3.000 batang tanaman ganja ditemukan di Kampung Kima Kompleks, sedangkan sekitar 2.000 batang lainnya ditemukan di Kampung Air Garam, Kabupaten Yahukimo. Selain itu, personel turut mengamankan satu busur dan 26 anak panah yang ditemukan di sekitar lokasi.

Koops TNI Habema bersama aparat terkait kini masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab atas keberadaan ladang ganja tersebut.

“Penanganan perkara dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing,” jelas Wirya.

Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam upaya memberantas peredaran narkotika di wilayah Papua.

Menurut Wirya, pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung penegakan hukum sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda Papua, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

“Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” pungkasnya.(Tim)

Editor/Publisher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!