BULETIN TNIDaerahKab.MarosKodim 1422/Maros

Babinsa dan PPL Tinjau Peternakan Sapi-Kambing serta Pertumbuhan Padi di Moncongloe

77
×

Babinsa dan PPL Tinjau Peternakan Sapi-Kambing serta Pertumbuhan Padi di Moncongloe

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

MAROS, INDEKS– Babinsa Koramil 04/Mandai Kodim 1422/Maros, Sertu Muh. Yusuf, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Moncongloe, Nurul Adilah Zainal, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan mengunjungi peternak sapi dan kambing di Dusun Panaikang, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (8/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa bersama PPL guna memantau perkembangan sektor peternakan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

Dalam kesempatan itu, Sertu Muh. Yusuf meninjau langsung kondisi peternakan warga serta berdialog mengenai berbagai tantangan yang dihadapi peternak dalam mengembangkan usahanya.

“Kami berharap usaha peternakan sapi dan kambing yang dikelola warga dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga. Selain itu, diharapkan dapat memotivasi masyarakat lainnya untuk lebih produktif dan memanfaatkan potensi yang ada di desa,” ujar Yusuf.

Ia menjelaskan bahwa perawatan ternak sapi dan kambing membutuhkan perhatian khusus karena rentan terserang berbagai penyakit, terutama pada bagian mulut dan bibir kambing. Oleh karena itu, Babinsa terus mengingatkan peternak agar menjaga kebersihan kandang dan rutin memantau kondisi kesehatan ternak.

“Kami selalu menyarankan agar kandang tetap bersih serta ternak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala, termasuk pemberian vaksin atau suntikan oleh petugas kesehatan hewan, sehingga dapat meminimalkan risiko penyakit,” katanya.

Menurut Yusuf, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan fungsi keamanan wilayah, tetapi juga memberikan motivasi dan dorongan kepada warga untuk mengembangkan usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kemajuan desa.

Usai melakukan peninjauan peternakan, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan lahan persawahan di Dusun Pamanjengan dan Dusun Panaikang bersama Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Sitti Nursiah.

Dari hasil pemantauan, tanaman padi yang berusia sekitar 30 hingga 50 hari setelah tanam (HST) menunjukkan pertumbuhan yang baik dan tergolong subur. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas hasil panen pada musim tanam kali ini.

Melalui kegiatan pendampingan di sektor peternakan dan pertanian tersebut, Babinsa bersama instansi terkait terus berupaya mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.(Tim/MYS)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!