Minggu 19 Juli 2026
SOPPENG, INDEKS.CO.ID – Warga Jalan Kemakmuran, tepatnya di Gang Prima, Lingkungan Kalenrungnge, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluhkan terhentinya pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) selama kurang lebih dua pekan.
Kondisi tersebut memicu keresahan warga karena hingga Minggu (19/7/2026), aliran air belum juga kembali normal. Akibatnya, masyarakat terpaksa mencari sumber air alternatif bahkan membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan sanitasi lainnya.
Tokoh masyarakat setempat, H. Labara, menilai gangguan pelayanan yang berlangsung selama dua minggu bukan lagi persoalan teknis biasa, melainkan telah mencerminkan buruknya respons pelayanan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Sudah sekitar dua minggu warga tidak menikmati pelayanan air bersih dari PDAM. Masyarakat sangat dirugikan karena air merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa ditunda,” kata H. Labara.
Ia mempertanyakan keseriusan PDAM dalam menangani gangguan tersebut. Menurutnya, hingga kini warga belum memperoleh penjelasan yang memadai mengenai penyebab terhentinya distribusi air maupun kepastian waktu normalisasi layanan.
Warga berharap manajemen PDAM Kabupaten Soppeng segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut, sekaligus menyampaikan informasi secara terbuka kepada pelanggan terkait penyebab gangguan dan langkah-langkah penanganannya.
Sebagai badan usaha penyedia layanan publik, PDAM memiliki tanggung jawab untuk menjamin kontinuitas distribusi air bersih kepada pelanggan. Gangguan yang berlangsung dalam waktu cukup lama tanpa kepastian penyelesaian berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan.
Sementara pihak PDAM Kabupaten Soppeng terkait penyebab terhentinya pasokan air bersih di wilayah Gang Prima belum memberikan keterangannya, awak Media INDEKS.CO.ID masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.(Tim)
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















