MAKASSARNasionalOlahraga

Prof. Hasnawi Haris Resmi Jabat Wakil Ketua Umum PB IPSI Periode 2026–2030

45
×

Prof. Hasnawi Haris Resmi Jabat Wakil Ketua Umum PB IPSI Periode 2026–2030

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

10 Juli 2026

MAKASSAR, INDEKS – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum., resmi dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) masa bakti 2026–2030, Jum’at 10 Juli 2026.

Penetapan tersebut menyusul diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Personalia kepengurusan PB IPSI setelah tim formatur merampungkan susunan pengurus hasil Musyawarah Nasional (Munas) IPSI. Kepengurusan baru selanjutnya mendapat pengesahan sesuai mekanisme organisasi.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PB IPSI Sugiono, yang juga menjabat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Prof. Hasnawi akan turut mengemban tugas memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mendorong peningkatan prestasi pencak silat Indonesia di tingkat internasional.

Komposisi kepengurusan PB IPSI periode 2026–2030 diisi sejumlah tokoh nasional, pejabat negara, serta kalangan profesional. Presiden RI Prabowo Subianto didapuk sebagai Dewan Pembina Utama, sementara jajaran Dewan Pembina dihuni sejumlah pimpinan lembaga negara, Panglima TNI, Kapolri, para menteri, serta tokoh nasional.

Pada struktur Pengurus Harian, Sugiono menjabat Ketua Umum, didampingi Edhy Prabowo sebagai Ketua Harian, Abdul Karim Aljufri sebagai Sekretaris Jenderal, dan Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri sebagai Bendahara Umum.

Di jajaran Wakil Ketua Umum, Prof. Hasnawi Haris bergabung bersama sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, dan Prof. Dwi Soetjipto.

Kepercayaan yang diberikan kepada Prof. Hasnawi dinilai tidak terlepas dari rekam jejaknya dalam pembinaan pencak silat. Selain pernah memimpin IPSI Kabupaten Soppeng, ia kini memasuki periode kedua sebagai Ketua IPSI Sulawesi Selatan untuk masa bakti 2026–2030. Di luar organisasi olahraga, Prof. Hasnawi juga menjabat Ketua PGRI Sulawesi Selatan.

Kepengurusan baru PB IPSI dihadapkan pada sejumlah agenda strategis, antara lain penguatan tata kelola organisasi, pembinaan prestasi atlet, peningkatan kualitas pelatih, wasit dan juri, serta penguatan aspek hukum dan disiplin organisasi.

Berbagai langkah tersebut diarahkan untuk mendukung target jangka panjang PB IPSI, yakni memperkuat posisi pencak silat di kancah internasional, termasuk mendorong cabang olahraga warisan budaya Indonesia itu dapat dipertandingkan pada ajang Olimpiade.

Dihubungi secara terpisah pada Jumat (10/7), Prof. Hasnawi Haris menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya merasa sangat terhormat dan berterima kasih kepada Ketua Umum Bapak Sugiono yang telah mempercayakan amanah ini kepada saya untuk bergabung dalam jajaran PB IPSI periode 2026–2030,” ujar Prof. Hasnawi.

Ia menegaskan amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan pencak silat Indonesia.

“Ini merupakan amanah yang besar. InsyaAllah kami siap mendedikasikan pikiran, tenaga, dan waktu untuk memajukan pencak silat, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga agar semakin berprestasi di level internasional dan memperoleh pengakuan yang lebih luas di dunia,” katanya.(Tim)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!