7 Juli 2026
LOMBOK, INDEKS– KRI Hiu-634 milik Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II melaksanakan pengawasan terhadap kapal Japan Coast Guard ITSHUKUSHIMA PL-23 yang melintasi Selat Lombok menuju perairan utara Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, Sabtu (4/7/2026).
Pengawasan tersebut merupakan bagian dari operasi pengamanan di bawah kendali Gugus Keamanan Laut Koarmada II dalam rangka menjaga keamanan laut, keselamatan pelayaran, serta meningkatkan Maritime Domain Awareness terhadap kapal asing yang melintas di wilayah yurisdiksi Indonesia sesuai ketentuan hukum nasional maupun internasional.
Komandan KRI Hiu-634, Letkol Laut (P) Andy Ribuantoro, memimpin pelaksanaan pengawasan dengan memanfaatkan Automatic Identification System (AIS), radar, dan pengamatan visual sejak kapal terdeteksi hingga memasuki wilayah perairan teritorial Indonesia.
Selain melakukan pemantauan, personel KRI Hiu-634 juga melaksanakan komunikasi radio (hailing) kepada kapal Japan Coast Guard untuk menyampaikan salam pelayaran sekaligus mengingatkan agar tetap menjaga keselamatan navigasi dan mematuhi ketentuan yang berlaku selama melintasi perairan Indonesia.
Seluruh hasil pengamatan, baik visual maupun data radar, AIS, dan Electronic Chart Display and Information System (ECDIS), didokumentasikan sebagai bahan penyusunan Telegram Kontak yang dilaporkan secara berjenjang kepada komando atas.
Hasil pengawasan menunjukkan pelayaran Japan Coast Guard ITSHUKUSHIMA PL-23 di wilayah ALKI II berlangsung aman dan lancar tanpa ditemukan aktivitas yang mencurigakan ataupun pelanggaran.
Setelah menyelesaikan tugas pengawasan dan bersandar di Dermaga Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, KRI Hiu-634 menerima kunjungan peserta Pramuka Saka Bahari Kabupaten Lembar dalam kegiatan Open Ship, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan TNI Angkatan Laut kepada generasi muda serta menumbuhkan semangat kebaharian, cinta tanah air, dan wawasan kemaritiman sejak dini. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai profil kapal, tugas pokok TNI Angkatan Laut, serta berbagai peralatan navigasi, komunikasi, dan persenjataan yang digunakan di KRI Hiu-634.
Peserta juga diajak berkeliling kapal untuk melihat secara langsung aktivitas prajurit saat bertugas di laut. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan mengenai operasi kapal perang dan profesi prajurit TNI Angkatan Laut.
Melalui kegiatan tersebut, TNI Angkatan Laut berharap dapat meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menjaga kedaulatan maritim serta menumbuhkan minat untuk berkontribusi dalam pembangunan sektor kemaritiman Indonesia.(Tim)
Sumber : Puspen TNI
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















