DaerahHukum & KriminalKENDARI

Antrean Panjang BBM di SPBU Bonggoeya Kendari Berujung Kericuhan, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

126
×

Antrean Panjang BBM di SPBU Bonggoeya Kendari Berujung Kericuhan, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

KENDARI, INDEKS– Antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Bonggoeya, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, memicu kericuhan antarwarga dan pengendara pada Minggu (28/6/2026) siang.

Insiden yang terekam dalam video dan beredar luas di media sosial itu diduga dipicu ketidaktertiban dalam antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM. Ketegangan sempat meningkat hingga terjadi adu mulut, saling dorong, dan aksi kejar-kejaran di sekitar area SPBU.

Dalam rekaman tersebut terlihat puluhan kendaraan roda dua dan roda empat memadati pintu masuk hingga bahu jalan di depan SPBU. Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan.

Beberapa pria tampak terlibat cekcok dan saling menunjuk sebelum situasi berubah menjadi keributan. Sejumlah warga lainnya berupaya melerai agar konflik tidak berkembang menjadi bentrokan yang lebih besar.

“Ayo… maju… maju…!” terdengar teriakan salah seorang warga dalam rekaman video yang beredar.

Akibat kericuhan tersebut, sejumlah pengendara yang melintas memilih menghentikan kendaraannya untuk menghindari risiko terjebak di tengah keributan.

Beruntung, situasi perlahan kembali kondusif setelah pihak-pihak yang terlibat memilih meninggalkan lokasi, sementara warga lainnya berupaya menenangkan keadaan.

Saatnya aparat keamanan di aktifkan di sentra pelayanan umum termasuk di SPBU guna mencegah hal serupa terjadi serta pelanggaran lainnya termasuk upaya penimbunan BBM bersubsidi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pengelola SPBU Bonggoeya terkait penyebab pasti insiden tersebut. Aparat juga belum menyampaikan informasi mengenai ada atau tidaknya korban maupun langkah penanganan yang dilakukan.(Tim)

Redaksi/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!