Jakarta (INDEKS)– TNI memastikan telah menembak mati tokoh sentral kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Jeki Murib, dalam sebuah operasi di Distrik Omukia, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengatakan tindakan tersebut dilakukan setelah Jeki Murib bersama kelompoknya melakukan serangan mendadak terhadap prajurit TNI.
“Benar, Jeki Murib terpaksa kita lumpuhkan setelah yang bersangkutan dan kelompoknya melakukan serangan mendadak terhadap prajurit TNI,” ujar Lucky dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).
Menurut Lucky, insiden bermula saat pasukan TNI tengah melaksanakan patroli rutin di sekitar Desa Pinapa, Distrik Omukia. Dalam situasi tersebut, prajurit TNI melakukan tindakan terukur dengan dua kali tembakan yang tepat sasaran hingga menyebabkan Jeki Murib tewas di lokasi.
Dari ketinggian di sekitar lokasi kejadian, terlihat jasad Jeki Murib sempat diseret oleh anggota kelompoknya menjauh dari titik persembunyian. Sementara itu, anggota KKB lainnya melarikan diri ke dalam hutan.
Lucky menegaskan, tindakan yang dilakukan prajurit merupakan bentuk profesionalisme TNI dalam menjaga keselamatan masyarakat serta personel di lapangan.
Lebih lanjut, Jeki Murib diduga sebagai otak di balik sejumlah aksi kekerasan di Papua Tengah. Ia disebut terlibat dalam pembunuhan karyawan PT Freeport Indonesia, Simpson Mulia, di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Mimika, pada 11 Maret 2026.
Selain itu, Jeki juga diduga bertanggung jawab atas sejumlah aksi penyerangan terhadap aparat keamanan di Mile 50 Freeport, pembakaran rumah, gereja, dan sekolah, serta intimidasi terhadap masyarakat, termasuk anak-anak dan lansia. Ia juga disebut terlibat dalam pembakaran dua unit rumah bupati.(Tim)
Sumber : Puspen TNI
Redaksi/Publizher : Andi Jumawi
















