BULETIN TNIKALIMANTAN TENGAHNasionalSeruyan

TNI Temukan Black Box dan Ekor Helikopter MI-17 di Perairan Seruyan, Investigasi Penyebab Kecelakaan Dimulai

23
×

TNI Temukan Black Box dan Ekor Helikopter MI-17 di Perairan Seruyan, Investigasi Penyebab Kecelakaan Dimulai

Sebarkan artikel ini
Dengarkan Berita

SERUYAN,INDEKS.co.id– Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menemukan dan mengevakuasi *Flight Data Recorder* (FDR) atau kotak hitam (black box) serta bagian ekor helikopter MI-17 yang mengalami kecelakaan di perairan Kuala Pembuang, Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Sabtu (7/11/2026).

Penemuan tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam proses investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan helikopter MI-17 tersebut.

Operasi pencarian dan evakuasi dipimpin Kasi Operasi Korem 102/Panju Panjung selaku ketua tim. Kegiatan ini melibatkan sejumlah unsur, yakni penyelam TNI Angkatan Laut (AL), personel Penerbad, Polairud, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Proses pencarian hingga pengangkatan dilakukan melalui operasi penyelaman. Sebelum diterjunkan, seluruh personel terlebih dahulu melaksanakan persiapan peralatan dan pengarahan teknis guna memastikan setiap tahapan operasi berjalan aman, terkoordinasi, dan sesuai prosedur.

Setelah berhasil diangkat, FDR selanjutnya diserahkan kepada Tim Investigasi Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Data yang tersimpan dalam perangkat tersebut diharapkan dapat memberikan informasi penting mengenai kondisi penerbangan sebelum kecelakaan terjadi. Hasil analisis FDR nantinya menjadi salah satu bahan penting bagi tim investigasi dalam menelusuri rangkaian peristiwa serta mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan.

Keberhasilan evakuasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi dan sinergi lintas instansi dalam operasi pencarian dan penanganan kecelakaan, khususnya yang berlangsung di wilayah perairan.

TNI menegaskan bahwa setiap pelaksanaan tugas menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

Informasi tersebut disampaikan Pusat Penerangan TNI melalui keterangan resmi yang diautentikasi Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi.

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!