DaerahKAB.SOPPENG

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Bupati Soppeng Kerahkan Kader dari 70 Desa dan Kelurahan

64
×

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Bupati Soppeng Kerahkan Kader dari 70 Desa dan Kelurahan

Sebarkan artikel ini
Dengarkan Berita

MAKASSAR, INDEKS.co.id– Pemerintah Kabupaten Soppeng memperkuat dukungan terhadap percepatan penurunan angka stunting melalui keterlibatan langsung dalam Launching Aksi Stop Stunting (ASS) Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (3/11/2026).

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., hadir bersama Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Soppeng. Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Retno Saputra Swedye, S.KM., M.Kes.

Partisipasi Soppeng tidak hanya ditunjukkan melalui kehadiran jajaran pemerintah daerah. Sebanyak 70 kader kesehatan dari desa dan kelurahan di Kabupaten Soppeng juga dilibatkan dengan mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting.

Kegiatan tersebut turut diikuti Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, bersama jajaran pengurus TP PKK yang selama ini menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan keluarga.

Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Selatan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kesigapan kader dalam menjalankan intervensi penanganan stunting. Menurutnya, kader memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan program karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Peran kader menjadi penting untuk memastikan berbagai intervensi penurunan stunting tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar menjangkau keluarga dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur Sulawesi Selatan juga membagikan sepeda kepada sejumlah kader yang berhasil menjawab pertanyaan dalam kegiatan tersebut. Apresiasi diberikan kepada peserta yang hadir langsung maupun yang mengikuti kegiatan secara daring.

Launching ASS 2026 ini diikuti lebih dari 500 peserta secara langsung dari berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pimpinan pemerintah daerah, TPPS, organisasi perangkat daerah (OPD), kepala dinas kesehatan kabupaten/kota, organisasi perempuan, tenaga ahli, perguruan tinggi, instansi vertikal, organisasi profesi, perbankan hingga kader Aksi Stop Stunting.

Sementara itu, lebih dari 2.000 peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting. Mereka terdiri atas kepala puskesmas se-Sulawesi Selatan, pengurus TP PKK tingkat kecamatan, serta kader ASS dari desa dan kelurahan.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan paket intervensi Aksi Stop Stunting dan paket *Ready-to-Use Therapeutic Food* (RUTF), sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya penanganan masalah gizi.

Keterlibatan kader dari 70 desa dan kelurahan di Kabupaten Soppeng menjadi salah satu bentuk perluasan gerakan penurunan stunting hingga tingkat akar rumput.

Melalui penguatan kapasitas kader dan sinergi lintas sektor, upaya percepatan penurunan stunting diharapkan semakin terarah, responsif, dan tepat sasaran, sehingga intervensi kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih optimal.(Tim)

Editor/Publisher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!