Seram Bagian Barat _ indeks.co.id — Terkait keterlambatan pembayaran gaji guru kontrak selama 10 bulan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dikarenakan penyesuaian Peraturan Menteri Keuangan Nomor 212/pmk.07/2022 Tentang Indikator Tingkat Kinerja Daerah dan Ketentuan Umum Bagian Dana Alokasi Umum yang ditentukan penggunaannya tahun anggaran 2023.
“Pasalnya Gaji Guru Kontrak dibelanjakan oleh Dana Alokasi Umum (DAU) peruntukan sehingga harus dilakukan penyesuaian. Hal ini di sampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten SBB Johan Tahya di ruang kerjanya. Selasa 03/10/2023.
“Keterlambatan pembayaran Gaji guru kontrak karena sistim, bukan disengajakan, penyesuaian bersamaan PMK 212 Gaji Guru Honor dibelanjakan melalui DAK peruntukan.” Kata Tahya.
Tahya pun menambahkan saat ini telah dilakukan proses verifikasi oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Kabupaten SBB, jika hasilnya sudah keluar maka langsung segera dibayarkan, saat ini proses administrasi sudah dilakukan.
“Setelah Hasil APIP keluar langsung kita proses pembayaran melalui non tunai atau di pindahkan ke rekening masing-masing guru kontrak.” Ujar Tahya.
(NN/SP).
Redaksi/Publizher ; Andi Jumawi