DaerahKAB.SOPPENG

Sat Binmas Polres Soppeng Perkuat Pencegahan Kenakalan Remaja di Ponpes Yasrib

30
×

Sat Binmas Polres Soppeng Perkuat Pencegahan Kenakalan Remaja di Ponpes Yasrib

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

SOPPENG, INDEKS.co.id — Upaya mencegah kenakalan remaja terus dilakukan jajaran Polres Soppeng. Kali ini, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) menyasar santri dan santriwati Pondok Pesantren Yasrib, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh), Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Soppeng Iptu Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., bersama KBO, Kaur Mintu dan para Kanit Sat Binmas Polres Soppeng.

Peserta Binluh merupakan perwakilan santri putra dan putri dari kelas XII Madrasah Aliyah (MA) serta kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Binmas memberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang perlu dihindari, terutama perilaku yang dapat mengganggu kedisiplinan, keamanan dan kehidupan bersama di lingkungan pesantren.

Sejumlah materi disampaikan, mulai dari pentingnya mematuhi tata tertib pondok, tidak meninggalkan asrama tanpa izin, mengikuti seluruh kegiatan pesantren dengan disiplin, hingga larangan merokok dan menggunakan gadget tanpa izin.

Selain itu, para santri juga diberikan pemahaman mengenai bahaya bullying, kekerasan antarsantri, perilaku asusila serta pencurian.

Sat Binmas turut mendorong para santri tingkat akhir untuk mengambil peran dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan kondusif. Para santri senior diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus membantu guru dan pembina dalam mengawasi serta membimbing santri junior.

Kasat Binmas Polres Soppeng Iptu Andri Hermansyah mengatakan, kegiatan Binluh merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk membangun kesadaran, kedisiplinan dan karakter positif generasi muda sejak dini.

Menurutnya, pembinaan tidak hanya dilakukan di lingkungan pesantren, tetapi juga menyasar sejumlah sekolah di wilayah hukum Polres Soppeng.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pembinaan terhadap pelajar merupakan bagian penting dari upaya kepolisian mengedepankan pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan perilaku menyimpang di kalangan remaja.

“Pembinaan kepada generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan. Kami ingin para santri tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki kepedulian untuk menjaga kedisiplinan, menghormati sesama dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan tertib,” ujar AKBP Hari Budiyanto.

Kapolres menilai lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kedisiplinan generasi muda. Karena itu, kehadiran kepolisian melalui pendekatan edukatif dinilai penting agar para pelajar memahami batasan perilaku serta konsekuensi dari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Ia juga mengingatkan para santri senior agar menjadi contoh bagi adik-adik kelasnya dan tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan.

“Santri senior memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan contoh yang baik. Jika ada persoalan, hendaknya disampaikan kepada guru atau pembina, bukan diselesaikan dengan kekerasan maupun tindakan yang melanggar aturan,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Sat Binmas Polres Soppeng berharap pemahaman yang diberikan dapat diterapkan para santri dalam kehidupan sehari-hari. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun lingkungan pendidikan yang disiplin, aman dan kondusif, serta mencegah potensi kenakalan remaja sejak dini.(Tim)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!