MAROS, INDEKS – Di tengah tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks, penguatan karakter dan integritas aparatur sipil negara (ASN) menjadi fondasi krusial agar roda pemerintahan tetap berjalan solid. Merespons tantangan tersebut, Kodim 1422/Maros menggelar kegiatan penguatan karakter kebangsaan di Aula Makodim 1422/Maros, Jl. Dr. Ratulangi, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Rabu (23/6/2026).
Acara yang mengusung tema “Melalui Penguatan Karakter Kebangsaan, Kita Perkokoh Aparatur Sipil Negara yang Solid, Berkarakter, dan Berintegritas”ini dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros.
Dalam sambutan tertulis Komandan Kodim 1422/Maros, Letkol Arm Agung Yuhono, S.E., yang dibacakan oleh Kasdim 1422/Maros, Mayor Inf Hudayah, ditegaskan bahwa ASN memiliki peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.
“ASN bukan hanya pelaksana kebijakan publik, tetapi juga perekat dan pemersatu bangsa. Oleh karena itu, setiap ASN dituntut memiliki karakter yang kuat, berintegritas, profesional, serta wawasan kebangsaan yang kokoh,” ujar Mayor Inf Hudayah saat membacakan sambutan Dandim.
Ia menambahkan, di tengah derasnya arus globalisasi, kemajuan teknologi informasi, dan potensi degradasi nilai-nilai kebangsaan, ASN harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan.
Melalui kegiatan ini, jajaran aparatur diharapkan dapat memperdalam rasa cinta tanah air, meningkatkan semangat pengabdian, serta mengimplementasikan nilai kedisiplinan dan loyalitas dalam budaya kerja sehari-hari.
Sinergitas Tanpa Sekat
Senada dengan hal tersebut, Danramil 1422-04/Mandai, Mayor Czi Muh. Ilyas yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya tiga poin utama bagi ASN, yaitu peningkatan integritas, profesionalisme, dan loyalitas terhadap negara. Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan ASN adalah pilar penting dalam menjaga stabilitas sekaligus memajukan daerah.
“Sinergitas antara institusi TNI dan aparatur pemerintah adalah fondasi utama dalam menghadapi dinamika kebangsaan saat ini. Ketika ASN sebagai ujung tombak birokrasi berada dalam satu frekuensi dengan TNI, akan tercipta kekuatan moral dan operasional yang luar biasa,” tegas Mayor Czi Muh. Ilyas.
Ia juga mengingatkan bahwa wawasan kebangsaan yang kuat akan menjadi benteng bagi aparatur dari ancaman penurunan integritas.
“Kita tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, melainkan sedang mengemban amanah konstitusi. Kolaborasi tanpa sekat ini adalah kunci memastikan kebijakan negara hadir membawa rasa aman, keadilan, dan kesejahteraan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Tidak hanya menerima pembekalan materi di dalam ruangan, para peserta juga diajak langsung turun ke lapangan untuk mengikuti sesi outbound yang dipandu oleh Serka H. Adil.
Aktivitas luar ruangan ini dikemas melalui berbagai simulasi permainan tim, yang meliputi:
-Latihan kekompakan dan ketelitian.
-Latihan komunikasi dan koordinasi antar-instansi.
-Latihan kreativitas dan inovasi dalam pemecahan masalah.
Melalui kombinasi materi teori dan praktik lapangan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Pemkab Maros dan Kodim 1422/Maros semakin solid demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(Ysf/Pen Maros)
Editor/Publisher : Andi Jumawi
















