KUTAI BARAT, INDEKS.co.id — Ancaman gangguan kesehatan akibat memburuknya kualitas udara mendapat perhatian serius dari jajaran Brigade Infanteri (Brigif) TP 85/BTC. Prajurit TNI AD turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan masker gratis kepada warga, Rabu (16/9/2026).
Aksi tersebut dilakukan di sekitar kawasan pangkalan dan permukiman warga sebagai langkah antisipatif menyikapi meningkatnya polusi udara serta debu jalanan dalam beberapa hari terakhir.
Di lapangan, prajurit menyasar warga yang banyak beraktivitas di ruang terbuka. Pejalan kaki, pengendara sepeda motor, pedagang keliling hingga anak-anak menjadi bagian dari masyarakat yang menerima masker.
Langkah ini dinilai relevan di tengah potensi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kualitas udara. Masker dibagikan sebagai perlindungan dasar untuk membantu mengurangi paparan debu dan partikel di udara, khususnya bagi warga yang harus tetap beraktivitas di luar rumah.
Bagi sebagian warga, aktivitas di luar ruangan tidak dapat dihentikan meski kondisi udara kurang bersahabat. Karena itu, kehadiran prajurit yang memberikan masker secara langsung menjadi bentuk kepedulian yang dirasakan masyarakat.
Warga pun menyambut positif kegiatan tersebut. Selain membantu kebutuhan perlindungan dasar, aksi prajurit Brigif TP 85/BTC memperlihatkan keterlibatan TNI dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kondisi lingkungan.
Penanganan karhutla pada akhirnya bukan hanya menyangkut persoalan api dan lahan yang terbakar. Dampak ikutannya terhadap masyarakat, terutama kualitas udara dan kesehatan, juga membutuhkan perhatian serta langkah pencegahan.
Melalui pembagian masker gratis ini, Brigif TP 85/BTC menunjukkan respons langsung di lapangan dengan menempatkan keselamatan dan perlindungan masyarakat sebagai salah satu perhatian dalam menghadapi kondisi lingkungan yang kurang sehat.
Saat ancaman karhutla tidak hanya terlihat dari kepulan asap, kepedulian terhadap warga menjadi bagian penting dari upaya melindungi masyarakat.(Tim)
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















