DaerahKAB.SOPPENG

BRMP Sistem Sosialisasikan Program ICARE di Soppeng, Empat Kecamatan Jadi Lokasi Pengembangan Pertanian Modern

29
×

BRMP Sistem Sosialisasikan Program ICARE di Soppeng, Empat Kecamatan Jadi Lokasi Pengembangan Pertanian Modern

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

SOPPENG, INDEKS – Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) Kementerian Pertanian mulai mengimplementasikan Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) di Kabupaten Soppeng melalui kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis yang digelar di Aula Pertemuan Gabungan Dinas, Kompleks Kantor Bupati Soppeng, Selasa (21/7/2026).

Program ICARE merupakan salah satu upaya pemerintah memperkuat pembangunan sektor pertanian yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem), Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si., mengatakan pembangunan pertanian tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus mampu memperkuat aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

“Program ICARE dirancang untuk membangun kawasan pertanian yang modern, inklusif, dan berkelanjutan melalui penguatan kelembagaan petani, penerapan teknologi, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Soppeng menjadi salah satu daerah penerima Program ICARE Tahun Anggaran 2026 dengan cakupan pelaksanaan di empat kecamatan, yakni Marioriawa, Donri-Donri, Lalabata, dan Ganra.

Sementara itu, sambutan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah H. Andi Haeruddin sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, khususnya BRMP Sistem, atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Soppeng sebagai lokasi pelaksanaan Program ICARE.

Menurut Bupati, kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan seluruh rangkaian program berjalan optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani serta kemajuan sektor pertanian daerah.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, mengungkapkan nilai Program ICARE yang dialokasikan untuk Kabupaten Soppeng mencapai puluhan miliar rupiah.

Ia menjelaskan, program tersebut akan menyasar 20 Brigade Pangan yang tersebar di empat kecamatan pelaksana, dengan prioritas penerima manfaat adalah petani milenial berusia 40 tahun ke bawah.

“Penyaluran bantuan direncanakan berlangsung mulai pertengahan Agustus hingga pertengahan September 2026 kepada Brigade Pangan yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat,” kata Asis.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Soppeng, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), perguruan tinggi, pelaku usaha pertanian, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Selain pemaparan mengenai mekanisme pelaksanaan Program ICARE PIU BRMP Sistem, peserta juga memperoleh bimbingan teknis sebagai bekal dalam mengimplementasikan program di lapangan, sehingga pelaksanaannya diharapkan mampu mendorong transformasi pertanian yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Soppeng.(Tim)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!