DaerahDitpolairudKENDARIPOLDA SULTRA

Polda Sultra Perketat Patroli Perairan, Cegah Bom Ikan dan Illegal Fishing

598
×

Polda Sultra Perketat Patroli Perairan, Cegah Bom Ikan dan Illegal Fishing

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

Jumat 10 Juli 2026

KENDARI, INDEKS– Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) memperketat pengawasan di wilayah perairan guna mencegah praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan) serta berbagai bentuk pelanggaran hukum yang mengancam kelestarian ekosistem laut.

Kapolda Sultra Irjen Pol. Himawan Bayu Aji menegaskan telah menginstruksikan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) untuk meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan di seluruh wilayah perairan Sulawesi Tenggara.

“Saya meminta agar patroli perairan terus ditingkatkan, khususnya dalam mencegah dan menindak praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak maupun bentuk pelanggaran hukum lainnya yang merusak ekosistem laut,” kata Himawan saat memimpin Apel Pimpinan di Markas Ditpolairud Polda Sultra di Kendari, Jumat.

 

Menurut Himawan, wilayah maritim Sulawesi Tenggara memiliki karakteristik geografis yang luas sehingga menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum di laut. Meski demikian, ia mengapresiasi dedikasi seluruh personel Ditpolairud yang selama ini menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menegakkan hukum secara profesional.

Selain menindak praktik illegal fishing, Kapolda juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Ditpolairud dengan instansi maritim terkait serta masyarakat pesisir.

“Kehadiran Polairud harus seimbang antara penegakan hukum dengan pendekatan preventif serta pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program pembinaan,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah program yang terus diperkuat, di antaranya Binmas Perairan, Sambang Nusa, penyediaan perpustakaan terapung, poliklinik terapung, serta peningkatan kesiapsiagaan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di laut.

Dalam arahannya, Himawan juga meminta para Kasubdit, Komandan Kapal, dan pejabat fungsi untuk memperkuat pengawasan internal serta pembinaan personel guna menjaga profesionalisme organisasi.

Kapolda menekankan empat prioritas kepada seluruh personel Ditpolairud, yakni meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, menguasai kemampuan teknis pengoperasian alat utama (alutsista), merespons cepat setiap pengaduan masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di sektor kemaritiman.

Pada kesempatan tersebut, Himawan turut menyerahkan secara simbolis 552 paket Kelengkapan Perorangan Lapangan (Kaporlap) kepada personel Ditpolairud. Bantuan itu terdiri atas 184 topi rimba, 184 kaos cokelat, dan 184 kaos biru Polairud.

“Semoga perlengkapan ini dapat digunakan dengan baik serta menjadi pengingat bahwa rekan-rekan adalah bagian penting dari keluarga besar Polda Sulawesi Tenggara,” kata Himawan.(Tim)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!