DaerahKabupaten SoppengPOLRES SOPPENG

Pasar Malam di Rompegading Picu Kemacetan, Satlantas Polres Soppeng Sigap Bertindak

88
×

Pasar Malam di Rompegading Picu Kemacetan, Satlantas Polres Soppeng Sigap Bertindak

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

Soppeng (INDEKS) – Aktivitas pasar malam yang digelar di lapangan sepak bola Desa Rompegading, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, memicu kemacetan di ruas jalan poros Soppeng–Makassar, Sabtu (2/5/2026).

Kemacetan terjadi akibat meningkatnya volume kendaraan pengunjung yang memadati kawasan tersebut. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terlihat terparkir di bahu jalan, sehingga menyebabkan penyempitan badan jalan dan memperlambat arus lalu lintas.

Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng bersama Bhabinkamtibmas dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan. Upaya penguraian dilakukan secara manual di titik-titik padat, meski arus kendaraan yang datang bersamaan membuat antrean tetap terjadi.

“Kepadatan dipicu parkir di bahu jalan dan keterbatasan lahan parkir di sekitar lokasi kegiatan,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Berdasarkan pantauan, kemacetan sempat mengular hingga sekitar satu kilometer. Kondisi ini diperparah oleh pola parkir yang tidak tertata serta minimnya pengaturan area khusus parkir bagi pengunjung.

Meski demikian, kesigapan aparat terlihat dalam menangani situasi. Personel Satlantas Polres Soppeng, di antaranya Aiptu Arie Tamara, Aipda Kamaruddin, dan Aiptu Rusyanto, aktif mengurai kepadatan dengan mengatur arus lalu lintas secara bergantian hingga kondisi kembali berangsur lancar.

Sejumlah pengguna jalan mengaku terganggu dengan kemacetan tersebut, terutama karena jalur itu merupakan akses utama penghubung Soppeng–Makassar. Mereka berharap ke depan ada pengelolaan yang lebih baik, khususnya terkait penyediaan lahan parkir dan rekayasa lalu lintas.

Kegiatan pasar malam di sisi lain dinilai memberikan dampak positif sebagai sarana hiburan dan penggerak ekonomi masyarakat. Namun, penataan yang lebih terencana menjadi penting agar kegiatan serupa tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur utama.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi penyelenggara dan pihak terkait bahwa pengelolaan keramaian publik perlu disertai perencanaan lalu lintas yang matang, termasuk penyediaan kantong parkir, rambu sementara, serta koordinasi intensif dengan aparat guna menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Laporan : Ramlan
Editor/Publisher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!