Konawe SelatanSulawesi Tenggara

Warga Bangun Jembatan Darurat Usai Banjir Putuskan Akses Desa di Konsel

275
×

Warga Bangun Jembatan Darurat Usai Banjir Putuskan Akses Desa di Konsel

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

Senin 7 Juli 2025

Konawe Selatan, INDEKS.co.id — Akses utama penghubung antara Desa Laikandonga, Kecamatan Ranomeeto Barat, dan Desa Wawobende, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, terputus total akibat banjir yang melanda wilayah tersebut pada awal Juli 2025.

Kerusakan parah pada jembatan tersebut menyebabkan lumpuhnya aktivitas transportasi warga. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam hal akses menuju layanan pendidikan, kesehatan, serta distribusi hasil pertanian dan logistik antar desa.

Sebagai bentuk tanggap darurat dan solidaritas sosial, warga Desa Laikandonga bersama Kepala Desa Irwan bergerak cepat membangun jembatan darurat secara swadaya sejak 5-6 Juli 2025. Menggunakan batang kelapa sebagai material utama, mereka bergotong royong memulihkan jalur penghubung yang vital bagi kehidupan sehari-hari.

“Ini adalah bentuk kepedulian bersama. Masyarakat tidak tinggal diam, kita bahu membahu demi memastikan anak-anak bisa sekolah, warga bisa berobat, dan kebutuhan pangan tetap bisa disalurkan,” ujar Irwan.

Pembuatan jembatan darurat ini menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat. Selain sebagai respons cepat atas situasi darurat, inisiatif ini juga mencerminkan sinergi positif antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga dalam menghadapi krisis infrastruktur.

Harapannya, jembatan darurat ini dapat menjadi solusi sementara sebelum adanya pembangunan infrastruktur permanen dari pemerintah daerah. Warga juga berharap perhatian lebih dari pihak berwenang untuk mempercepat perbaikan akses jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana.

(Tim INDEKS/AJM)
Editor/Publisher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!