oleh

SERBUAN DARI LANGIT PRAJURIT BRIGIF PARA RAIDER 3/TBS DI MADIVIF 3 KOSTRAD

 

INDEKS.CO.ID_MAKASSAR–Pelaksanaan latihan Harpuan Freefall tahun 2021 ini diikuti oleh 29 prajurit Denpandutaikam Brigif Para Raider 3/TBS berkualifikasi Freefall, dengan  mengambil titik muat di Landasan Udara Sultan Hassanuddin Makassar dengan Drop Zone(DZ) Madivif 3 Kostrad, dilaksanakan dengan 2 Shortie dimulai pukul 07.00 WITA.

Dengan menggunakan Pesawat Hercules milik TNI AU jenis A-1330  ketinggian penerjunan mencapai 7.000  sampai dengan 9.000 feet.
Pelaksanaan latihan Pemeliharaan dan Kemampuan (Harpuan) Free fall prajurit Denpandutaikam Brigif Para Raider 3/TBS ini bertempat di Madivif 3 Kostrad, Desa Sokkolia, Kec. Bontomaranu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (26/10/2021).

Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P. memberikan motivasi dan apresiasi serta penekanan tentang  faktor keamanan dan pengamanan dalam pelaksanaan Harpuan Free fall yang secara terprogram dilaksanakan rutin 2 kali tiap tahunnya dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan tempur dan profesionalisme prajurit di medan tugas nantinya.

Pangdivif 3 menuturkan “Saya melihat Latihan terjun Harpuan Free fall sudah berjalan baik dan hal ini harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Latihan ini sebagai upaya peningkatan kemampuan individu dan mengasah kemampuan kelompok dalam manuver dari udara serta pendadakan, karena sarana yang efektif untuk mencapai keberhasilan salah satunya adalah dengan diterjunkan menggunakan parasut, karena sangat efisien, bersifat rahasia dan senyap untuk mendekati sasaran”kata Pangdivif 3 Kostrad.
Redaksi : Andi Jumawi

Disclaimer : Dilarang mencopy sebagian atau keseluruhan isi berita www.indeks.co.id tanpa seizin Sumber redaksi.Kecuali memiliki Izin dan Kerjasama yang tertulis. Segala pelanggaran Mencopy/Jiplak Berita,Tulisan,Gambar,Video dalam Media www.indeks.co.id bisa dituntut UU Nomor 40/1999 Tentang Pers pada Pasal 2 Kode Etik Jurnalistik menyebutkan: “Wartawan Indonesia menumpuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik”.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed