BULETIN TNIDaerahKENDARIKodim 1417/Kendari

Hadapi Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Kodim Kendari Gelar Sholat Istisqa

59
×

Hadapi Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Kodim Kendari Gelar Sholat Istisqa

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

KENDARI, INDEKS.co.id — Menghadapi kemarau panjang yang melanda Kota Kendari dan sekitarnya, Komando Distrik Militer (Kodim) 1417/Kendari menggelar Sholat Istisqa dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Makodim 1417/Kendari, Kelurahan Samratulangi, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Senin (31/8/2026).

Puluhan hingga sejumlah besar personel TNI tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah di area terbuka. Dengan mengenakan seragam loreng, para prajurit berbaris rapi di atas sajadah dan matras di bawah terik matahari.

Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi ikhtiar spiritual di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan. Selain berdampak terhadap ketersediaan air, kondisi tersebut juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah.

Ancaman Karhutla menjadi perhatian karena kondisi lahan yang kering dan cuaca panas dapat membuat api lebih mudah muncul dan meluas. Hujan diharapkan tidak hanya mengakhiri kekeringan, tetapi juga membantu mengurangi tingkat kerawanan kebakaran di wilayah yang terdampak.

Dandim 1417/Kendari, Kolonel Arm Danny A.P. Girsang, S.Sos., M.Han., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar menghadapi kemarau panjang sekaligus meningkatnya ancaman Karhutla.

Menurut dia, upaya menghadapi dampak musim kemarau tidak hanya dilakukan melalui pendekatan spiritual. Kodim 1417/Kendari juga meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Langkah tersebut antara lain dilakukan melalui sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat serta patroli di sejumlah kawasan yang dinilai rawan kebakaran.

“Sholat Istisqa dan doa bersama ini merupakan ikhtiar kita memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan. Namun, di sisi lain, kesiapsiagaan dan upaya pencegahan Karhutla tetap harus dilakukan,” ujar Danny.

Kodim 1417/Kendari juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Kombinasi antara ikhtiar spiritual, pencegahan, patroli, dan keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang sekaligus menekan risiko meluasnya Karhutla di wilayah Kendari dan sekitarnya.(Tim)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!