KAB.SOPPENGNasional

Tanpa Retorika, Suwardi Haseng Diam-Diam Bawa Rp60 Miliar ke Soppeng

107
×

Tanpa Retorika, Suwardi Haseng Diam-Diam Bawa Rp60 Miliar ke Soppeng

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

SOPPENG, INDEKS– Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng kembali membawa kabar baik bagi masyarakat. Tanpa banyak gimik dan publikasi, orang nomor satu di Kabupaten Soppeng itu berhasil memperjuangkan program pertanian senilai sekitar Rp60 miliar untuk mendukung pembentukan 20 Brigade Pangan Milenial.

Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng saat dikonfirmasi INDEKS.co.id melalui pesan WhatsApp, Rabu (22/7/2026).

Suwardi Haseng menjelaskan, anggaran tersebut merupakan bagian dari Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) yang didukung melalui pembiayaan Bank Dunia. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Alhamdulillah, Kabupaten Soppeng mendapat kepercayaan sebagai salah satu daerah penerima Program ICARE. Nilai bantuannya sekitar Rp60 miliar dan akan dimanfaatkan untuk memperkuat 20 Brigade Pangan Milenial,” ujar Suwardi Haseng.

Menurutnya, keberhasilan menghadirkan program tersebut merupakan hasil komunikasi dan koordinasi intensif Pemerintah Kabupaten Soppeng dengan Kementerian Pertanian RI, sehingga Soppeng dinilai layak menjadi salah satu daerah pengembangan pertanian modern berbasis korporasi.

Suwardi Haseng mengungkapkan, secara nasional program ICARE hanya dilaksanakan di tiga provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Lampung, dan Kalimantan Barat. Sementara di Sulawesi Selatan, hanya empat kabupaten yang memperoleh program tersebut, yaitu Soppeng, Gowa, Barru, dan Enrekang.

Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut akan difokuskan pada penguatan 20 Brigade Pangan Milenial melalui penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), sarana produksi, serta penguatan kelembagaan petani agar mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

“Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi bagian dari transformasi pertanian modern di Soppeng. Kami ingin generasi muda tertarik mengembangkan sektor pertanian dengan dukungan teknologi dan mekanisasi,” katanya.

Suwardi Haseng menambahkan, implementasi Program ICARE akan difokuskan di empat kecamatan, yakni Lalabata, Ganra, Marioriawa, dan Donri-Donri. Sasaran utamanya adalah petani milenial berusia maksimal 40 tahun sebagai bagian dari regenerasi pelaku sektor pertanian.

Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Efisiensi anggaran bukan alasan untuk berhenti bekerja. Justru kita harus lebih aktif memperjuangkan program-program strategis agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Insyaallah, program ini akan menjadi salah satu pengungkit kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Soppeng,” tegas Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng.(Tim)

Ediror/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!