DaerahMAKASSARPolitik

Rumor Terpatahkan, Andi Kaswadi Razak Tak Masuk Tim Formatur Golkar Sulsel

242
×

Rumor Terpatahkan, Andi Kaswadi Razak Tak Masuk Tim Formatur Golkar Sulsel

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

21 Juli 2026

MAKASSAR, INDEKS.CO.ID – Dinamika Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menghadirkan kejutan. Nama Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, yang sebelumnya santer diprediksi masuk dalam Tim Formatur, justru tidak tercantum dalam susunan lima anggota formatur yang ditetapkan forum Musda.

Sebelum Musda berlangsung, Andi Kaswadi Razak menjadi salah satu figur yang paling banyak diperbincangkan sebagai calon anggota Tim Formatur. Mantan Bupati Soppeng dua periode itu bahkan dikenal luas di kalangan Ketua DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sebagai sosok yang dijuluki “ketua kelas”, karena dinilai mampu membangun komunikasi, menjaga soliditas, serta menjembatani koordinasi antar-pengurus daerah.

Namun, hasil sidang pleno Musda DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hotel Claro Makassar 17 Juli 2026 berkata lain. Forum secara resmi menetapkan Tim Formatur yang terdiri atas Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih Ilham Arief Sirajuddin (IAS), H. Muhiddin Said sebagai perwakilan DPP Partai Golkar, drg. Salwa Muchtar sebagai perwakilan organisasi sayap Partai Golkar, serta dua wakil DPD II, yakni Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Luwu Patahudding dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bone, Andi Fahzar Pajalangi.

Tidak masuknya nama Andi Kaswadi Razak menjadi salah satu fakta yang menyita perhatian dalam Musda XI. Pasalnya, sebagai salah satu tokoh senior Golkar Sulawesi Selatan dengan pengalaman memimpin DPD II dan jejaring politik yang kuat, ia sebelumnya dipandang memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari tim strategis penyusun kepengurusan baru.

Meski demikian, komposisi Tim Formatur merupakan hasil keputusan forum Musda yang bersifat final dan menjadi bagian dari mekanisme internal organisasi Partai Golkar. Penetapan tersebut mencerminkan pilihan peserta Musda terhadap figur-figur yang diberi mandat menyusun struktur kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031.

Selanjutnya, Tim Formatur yang dipimpin Ilham Arief Sirajuddin diberi waktu sesuai ketentuan organisasi untuk menyusun komposisi kepengurusan baru sebelum diajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk memperoleh pengesahan.

Absennya Andi Kaswadi Razak dari Tim Formatur diperkirakan akan terus menjadi perhatian kader dan pengamat politik, mengingat pengaruh politiknya yang selama ini cukup signifikan di internal Partai Golkar Sulawesi Selatan. Namun, hingga Musda berakhir, seluruh proses berjalan sesuai mekanisme organisasi dan keputusan forum diterima sebagai hasil resmi persidangan.(Tim)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!