DaerahKAB.SOPPENG

Bupati Soppeng Dorong Duta Anak Jadi Pelopor Cegah Perundungan dan Pernikahan Dini

49
×

Bupati Soppeng Dorong Duta Anak Jadi Pelopor Cegah Perundungan dan Pernikahan Dini

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

SOPPENG, INDEKS — Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat peran anak dalam menyuarakan hak-hak mereka sekaligus mendorong perlindungan anak dari berbagai persoalan sosial. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Sabtu (20/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, pemenuhan hak anak serta perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, perundungan, hingga pernikahan usia dini harus menjadi perhatian bersama.

“Duta Anak diharapkan mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak anak serta perlindungan anak dari berbagai persoalan yang mereka hadapi. Mereka juga harus mampu menyuarakan aspirasi anak mulai dari tingkat daerah hingga nasional,” ujar Suwardi.

Menurutnya, keberadaan Duta Anak memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun lingkungan yang ramah anak sekaligus menjadi agen perubahan di kalangan generasi muda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Forum Anak Kabupaten Soppeng yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suwarni Suwardi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Soppeng Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M., Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, dewan juri, pengurus Forum Anak Soppeng Latemmamala, serta para finalis Duta Anak Kabupaten Soppeng Tahun 2026.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, menekankan pentingnya dukungan lingkungan yang sehat dan aman dalam proses tumbuh kembang anak.

“Anak ibarat benih yang sedang tumbuh. Tugas kita bukan menariknya agar cepat besar, melainkan memastikan tanahnya subur, airnya cukup, dan lingkungannya aman. Dengan cara itu mereka dapat berkembang sesuai potensi yang dimiliki,” katanya.

Husniati menambahkan, Duta Anak yang terpilih nantinya diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan anak-anak di Kabupaten Soppeng. Peran mereka tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu hadir di tengah teman sebaya untuk mendengar dan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi anak melalui jalur yang tepat.

“Duta Anak bukan dipilih untuk menjadi yang paling menonjol di atas panggung. Mereka diharapkan mampu hadir di tengah teman-temannya, mendengar persoalan yang dihadapi anak, lalu menyampaikannya melalui jalur yang tepat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwardi juga mengajak seluruh finalis untuk terus mengembangkan jiwa kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempersiapkan masa depan dengan baik sebagai bekal menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng Tahun 2026 diikuti puluhan peserta dari berbagai sekolah. Mereka akan bersaing untuk menjadi representasi anak-anak Soppeng dalam menyuarakan aspirasi, hak, dan kepentingan anak di berbagai forum, baik di tingkat daerah maupun nasional.(Tim)

Redaksi/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!