KAB.SOPPENGNasional

Warga Soppeng Serbu SPBU, Antrean Mengular Diduga Dampak Kepanikan Informasi BBM

494
×

Warga Soppeng Serbu SPBU, Antrean Mengular Diduga Dampak Kepanikan Informasi BBM

Sebarkan artikel ini
Foto : Thamrin Pengawas SPBU No.7490882 Jalan Kemakmuran Soppeng saat melakukan pengawasan pengisian BBM. (Doc.Red*)
Listen to this article

Sabtu 4 April 2026

SOPPENG (INDEKS) — Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, dipadati kendaraan warga pada Sabtu, menyusul beredarnya informasi terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026.

Namun demikian, pihak Pertamina melalui Depo Parepare memastikan bahwa tidak terdapat perubahan maupun kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, di wilayah Sulawesi Selatan, termasuk kawasan Ajatappareng dan Luwu Raya.

TONTON VIDEO ANTRIAN DI SPBU :

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Soppeng mencapai panjang hingga satu hingga dua kilometer. Kondisi ini memicu kepadatan dan memperlambat pelayanan pengisian BBM.

Pengawas SPBU 74.908.82 Jalan Kemakmuran Soppeng, Thamrin, mengatakan lonjakan antrean diduga dipicu kepanikan masyarakat yang mengira akan terjadi kenaikan harga BBM.

“Ini dimungkinkan karena kepanikan warga yang mengira ada kenaikan harga BBM, sehingga mereka rela mengantre panjang,” ujarnya, Sabtu.

Ia menambahkan, pihak SPBU telah menyampaikan imbauan melalui pengeras suara kepada konsumen bahwa tidak ada perubahan harga BBM sesuai informasi resmi dari Pertamina. Meski demikian, antrean panjang masih terjadi.

Thamrin juga memastikan pasokan BBM, khususnya Pertalite, dalam kondisi aman dan tersedia setiap hari.

“Distribusi Pertalite berkisar antara 8.000 hingga 16.000 kiloliter per hari dan tetap berjalan lancar. Masyarakat tidak perlu panik ataupun melakukan penimbunan karena hal tersebut melanggar aturan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga, Adi, mengaku kebingungan dengan kondisi antrean panjang yang terjadi di hampir seluruh SPBU.

“Kami sudah berkeliling ke beberapa SPBU dan semuanya antre panjang. Padahal tidak ada kenaikan harga, jadi kami juga bingung,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Soppeng turut merespons situasi tersebut. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, turun langsung memantau kondisi di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, sehingga masyarakat diminta untuk tetap beraktivitas secara normal tanpa kepanikan.(Tim)

Redaksi/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!