BOGOR, INDEKS.co.id — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendorong para Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) untuk mengoptimalkan potensi wilayah dalam mendukung percepatan pembangunan dan ketahanan pangan nasional.
Pesan tersebut disampaikan Panglima TNI saat memberikan pengarahan kepada 30 Komandan Brigif TP dan 150 Komandan Yon TP yang baru diresmikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Kampung Patriot, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026).
Dalam arahannya, Agus Subiyanto menegaskan bahwa pembentukan satuan Teritorial Pembangunan merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.
Para komandan satuan baru tersebut juga diajak melihat secara langsung salah satu contoh pengembangan ketahanan pangan yang dapat menjadi gambaran dalam pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing.
“Sengaja saya bawa ke sini untuk melihat contoh ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Bapak Presiden,” ujar Panglima TNI.
Menurutnya, keberadaan Brigif TP dan Yon TP tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan, tetapi juga memiliki peran dalam membantu mempercepat pembangunan di daerah melalui pemanfaatan potensi wilayah.
Karena itu, para komandan satuan diharapkan mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengembangkan berbagai sektor produktif, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan hingga potensi pangan lainnya.
Sinergi tersebut dinilai penting agar potensi sumber daya di setiap wilayah dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Mengakhiri arahannya, Panglima TNI meminta seluruh komandan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat pengabdian.
“Bekerja dengan niat ibadah, tulus dan ikhlas,” pesan Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Arahan tersebut menjadi penegasan bahwa satuan Teritorial Pembangunan diharapkan tidak hanya hadir sebagai kekuatan pertahanan di wilayah, tetapi juga mampu membangun kolaborasi nyata bersama pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta kemandirian pangan.(Tim)
Sumber : Puspen TNI
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















