SOPPENG, INDEKS.co.id– Kepedulian dan solidaritas ant alumni kembali ditunjukkan Ikatan Alumni SMPN 1128 Cabbenge (SMPN 1) Lilirilau (IKABENG) Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui gerakan sosial bedah rumah bagi alumni yang kurang beruntung. Gerakan ini menjadi wujud nyata semangat persaudaraan untuk saling membantu sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi sesama.

Program kemanusiaan tersebut diinisiasi Ketua Umum IKABENG, Ir. H. Sukardi Haseng, yang akrab disapa H. Suka. Ia menginstruksikan jajaran pengurus untuk melakukan penelusuran dan verifikasi terhadap alumni yang membutuhkan bantuan, khususnya mereka yang tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni.
Dari hasil penelusuran tersebut, pengurus IKABENG menemukan rumah milik Isa, salah seorang alumni, di Kelurahan Pajalesang, yang dinilai membutuhkan perhatian dan bantuan.
Tergerak oleh kondisi tersebut, para alumni kemudian bergotong royong mengumpulkan dana secara sukarela. Berkat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, dana sebesar Rp28.700.000 berhasil dihimpun untuk membiayai proses bedah rumah.
Pengerjaan rumah tersebut mulai dilaksanakan pada 6 November 2026, sebagai langkah awal menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman bagi Isa.
Ketua Umum IKABENG, H. Sukardi Haseng, menegaskan bahwa esensi utama dari gerakan tersebut bukan terletak pada besarnya nilai bantuan, melainkan pada ketulusan, kepedulian, dan semangat persaudaraan yang mendasarinya.
Ia berpesan kepada penerima manfaat agar tidak mengukur kepedulian para alumni dari nominal bantuan yang diberikan. Menurutnya, hal paling penting adalah adanya ikatan persaudaraan yang membuat seseorang tidak merasa sendirian ketika menghadapi kesulitan hidup.
“Jangan dinilai jumlahnya, tetapi lihatlah bahwa saudara-saudara kita tidak membiarkan saudara yang kurang beruntung berjalan sendiri. Masih ada kami saudara sealumnimu di SMP Cabeng,” pesan H. Suka.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus dan alumni IKABENG untuk terus menjaga semangat berbagi serta tidak pernah berhenti melakukan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi sesama, terutama keluarga besar alumni SMP Cabbeng.
Menurutnya, ikatan alumni tidak semestinya hanya menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan mengenang masa sekolah, tetapi juga harus menjadi kekuatan sosial yang mampu menghadirkan kepedulian dan solusi bagi alumni yang membutuhkan.
Gerakan bedah rumah ini sekaligus menjadi gambaran bahwa solidaritas dan semangat gotong royong, apabila dibangun dengan ketulusan, dapat menghasilkan manfaat nyata.
IKABENG berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang menjadi tradisi kepedulian yang terus hidup di tengah keluarga besar alumni SMP Cabbeng.(Tim)
Editor/Publisher : Andi Jumawi
















