BencanaDaerahKAB.SOPPENG

Pasar Darurat Batu-Batu Segera Difungsikan, Sedikitnya 350 Pedagang Terdampak Kebakaran Didata

99
×

Pasar Darurat Batu-Batu Segera Difungsikan, Sedikitnya 350 Pedagang Terdampak Kebakaran Didata

Sebarkan artikel ini
Foto : Proses Pendataan Pedagang Pasar Sentral Batu-Batu, Marioriawa, Soppeng. (Doc.Red*)
Listen to this article

SOPPENG, INDEKS.co.id – Pemerintah mulai melakukan pendataan terhadap sedikitnya 350 pedagang pemilik kios dan los di Pasar Sentral Batu-Batu, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, yang terdampak kebakaran. Pendataan ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan pasar darurat agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan.

Pendataan dilakukan oleh pihak pengelola pasar Kecamatan Marioriawa di pelataran pasar pada Senin (26/10/2026). Para pedagang yang terdampak akan diarahkan menempati lapak sementara yang direncanakan berlokasi di belakang pasar, tepatnya di lapangan sepak bola.

Koordinator Pasar Kecamatan Marioriawa, Jafri, S.Sos., mengatakan pendataan tersebut penting untuk memastikan kebutuhan lapak darurat sesuai dengan jumlah pedagang dan jenis barang dagangan yang mereka jual.

“Pedagang tetap yang terdata pada Koordinator Pengelolaan Pasar Kecamatan Marioriawa sebanyak 350 orang, yang selama ini menempati los dan kios,” kata Jafri kepada awak media INDEKS.co.id.

Menurutnya, data yang dihimpun akan menjadi acuan pemerintah dalam menyiapkan lapak sementara. Penataan tersebut diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pedagang sehingga kegiatan jual beli tetap berlangsung secara tertib dan lancar.

Pendataan dimulai pukul 09.00 WITA dan direncanakan berlangsung hingga sore hari. Apabila belum seluruh pedagang terdata, kegiatan tersebut akan dilanjutkan hingga Selasa (27/10/2026).

Jafri menjelaskan, pendataan perlu dilakukan karena kios dan los yang berada di area terdampak kebakaran belum dapat digunakan. Lokasi tersebut masih dipasangi garis polisi untuk mendukung proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Antusiasme para pedagang cukup besar. Kami berharap pasar darurat yang disiapkan nantinya dapat menjadi tempat berjualan yang layak, aman, dan tertata rapi sehingga aktivitas perdagangan bisa kembali berjalan,” ujarnya.

Pendataan tersebut dihadiri para pedagang tetap Pasar Sentral Batu-Batu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Perdagangan, sejumlah instansi terkait, serta masyarakat setempat.

Penyiapan pasar darurat diharapkan menjadi solusi sementara bagi ratusan pedagang yang kehilangan tempat berjualan akibat kebakaran. Selain mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi, penataan lapak juga menjadi faktor penting agar para pedagang dapat kembali melayani pembeli dengan aman dan nyaman.(Tim)

Editor/Publisher: Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!