KAB.KONAWENasionalPROV.SULAWESI TENGGARA

Pemdes Puuhopa Salurkan BLT Dana Desa kepada 16 KPM, Prioritaskan Warga Miskin Ekstrem dan Lansia

46
×

Pemdes Puuhopa Salurkan BLT Dana Desa kepada 16 KPM, Prioritaskan Warga Miskin Ekstrem dan Lansia

Sebarkan artikel ini
Foto : Irmanto Laigi, Kepala Desa Puuhopa, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Doc.Adriana)
Listen to this article

KONAWE, INDEKS.co.id — Pemerintah Desa Puuhopa, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama tahun 2026 kepada 16 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Foto : Kepala Desa Puuhopa, IRMANTO LAIGI, paling kanan saat penyerahan BLT DD tahap pertama tahun 2026, tanggal 5 September 2026.(Doc.Adriana)

Penyaluran bantuan berlangsung di kediaman Kepala Desa Puuhopa, Sabtu (5/9/2026), dan dipimpin langsung Kepala Desa Puuhopa, Irmanto Laigi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), bendahara desa, serta para penerima bantuan.

Saat dikonfirmasi pada Selasa (15/9/2026), Irmanto Laigi mengatakan penetapan penerima BLT-DD dilakukan dengan mengacu pada regulasi yang berlaku. Pemerintah desa melalui tim verifikasi desa memprioritaskan masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem serta warga lanjut usia.

Foto : Proses Penyerahan BLT Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2026 Desa Puuhopa, 5 September 2026.(Doc.Adriana)

“Penyaluran BLT-DD tahap pertama ini menyesuaikan dengan regulasi yang ada. Melalui tim verifikasi desa, penerima diprioritaskan bagi masyarakat miskin ekstrem dan lanjut usia,” jelas Irmanto.

Untuk tahap pertama, BLT-DD disalurkan selama enam bulan, yakni periode Januari hingga Juni 2026. Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan, sehingga total yang diterima masing-masing KPM mencapai Rp1,2 juta.

Foto : Kades Puuhopa, Irmanto Laigi bersama para penerima BLT DD tahap Pertama tahun 2026.(Doc.Adriana)

Irmanto berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, terutama kebutuhan pangan, sandang, serta kebutuhan pokok lainnya.

“Kami berharap bantuan ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan keperluan penting lainnya bagi keluarga penerima manfaat,” ujarnya.

Selain BLT-DD, Pemerintah Desa Puuhopa juga mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Irmanto menyebut pagu Dana Desa Puuhopa tahap pertama tahun 2026 mencapai Rp93.793.200. Anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk BLT-DD, tetapi juga mendukung sejumlah program desa lainnya.

Di antaranya program ketahanan pangan, pemberian beasiswa, insentif kader Posyandu, insentif guru PAUD, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, operasional pemerintahan desa sebesar 3 persen, serta sejumlah program lainnya.

Foto : Kantor Desa Puuhopa, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Doc.Adriana)

Menurut Irmanto, efisiensi anggaran Dana Desa yang terjadi pada 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen Pemdes Puuhopa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Meski tahun 2026 ini mengalami efisiensi anggaran Dana Desa, kami tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan berupaya membangun desa sesuai kapasitas serta kemampuan sumber dana yang tersedia,” katanya.

Irmanto juga mengajak masyarakat Desa Puuhopa untuk berperan aktif dalam mendukung sekaligus memantau pelaksanaan berbagai program yang dikerjakan pemerintah desa.

Menurutnya, partisipasi masyarakat diperlukan agar setiap program dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami berharap masyarakat ikut mendukung dan memantau program-program yang dikerjakan pemerintah desa, sehingga pelaksanaannya dapat terealisasi sesuai harapan masyarakat,” tuturnya.

Ia memastikan penyaluran BLT-DD tahap pertama berjalan lancar dan ditujukan kepada penerima yang telah ditetapkan melalui proses verifikasi.

Irmanto pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran program tersebut. Ia menilai semangat kebersamaan, ketertiban, gotong royong, dan kepedulian antarwarga menjadi modal penting dalam pembangunan desa.

“Alhamdulillah, penyaluran BLT-DD tahap pertama berjalan lancar. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan program ini. Kekompakan, gotong royong, dan kepedulian masyarakat membuat desa kita semakin kuat untuk bersama-sama membangun Desa Puuhopa,” pungkasnya.(Adriana).

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!