TELUK BINTUNI, INDEKS.co.id — Memanfaatkan lahan kosong di sekitar pos, prajurit Pos Moyeba Satgas Yonif 147/KGJ mengembangkan kegiatan ketahanan pangan (Hanpangan) sebagai upaya mendukung kemandirian logistik selama menjalankan tugas di wilayah penugasan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Pos Moyeba, Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (11/9/2026).
Sejumlah lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan kini diolah menjadi area produktif. Prajurit menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman pangan yang dapat menunjang kebutuhan pangan sehari-hari.
Selain penanaman, para personel juga mengelola sarana pertanian sederhana serta melakukan perawatan secara rutin agar tanaman dapat tumbuh dan menghasilkan secara optimal.
Kegiatan Hanpangan ini tidak sekadar memanfaatkan lahan kosong, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ketersediaan pangan segar dan bernutrisi secara mandiri bagi personel di tengah kondisi wilayah penugasan.
Kemandirian pangan dinilai penting untuk mendukung kesiapsiagaan prajurit dalam melaksanakan tugas pokok, khususnya ketika berada di wilayah dengan keterbatasan akses terhadap kebutuhan logistik.
Di tengah berbagai tantangan penugasan, langkah sederhana tersebut menunjukkan bahwa kreativitas dan kesiapsiagaan prajurit tetap dapat dikembangkan dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar pos.
Melalui kegiatan Hanpangan, Satgas Yonif 147/KGJ tidak hanya menjaga ketahanan pangan internal, tetapi juga menanamkan semangat kemandirian, disiplin, dan pemanfaatan lingkungan secara produktif.
Autentikasi: Pen Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 174/Ksatria Garuda Jaya
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















