MALANG, INDEKS — Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan swasembada pangan nasional, Komandan Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan Panen Raya Tebu Terintegrasi yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Kegiatan berlangsung secara terpusat di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
TNI AL terus berperan aktif melalui pendampingan terhadap komoditas strategis nasional. Sinergi TNI bersama kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan swasembada pangan guna memperkuat ketahanan nasional.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Siti Hediati Hariyadi (Titik Soeharto), para Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Staf Angkatan.
Selain itu kegiatan ini juga dihadiri sekitar 800 peserta dan diikuti oleh jajaran kementerian/lembaga, pimpinan TNI-Polri, pemerintah daerah, serta para petani dari berbagai daerah.
Dalam laporannya, Panglima TNI menyampaikan bahwa TNI melaksanakan pendampingan terpadu terhadap komoditas strategis nasional sesuai dengan pembagian tugas setiap matra. TNI AD melaksanakan pendampingan pada sektor padi, TNI AU pada sektor tebu, sedangkan TNI AL melaksanakan pendampingan pada sektor kedelai.
Pada sektor kedelai, TNI AL telah melaksanakan pendampingan terhadap lahan seluas 2.432 hektare dengan total produksi mencapai 3.676 ton. Capaian tersebut merupakan bagian dari kontribusi nyata TNI AL dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Presiden RI dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Panen Raya Terintegrasi yang dilaksanakan secara serentak di 43 titik di Indonesia. Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri tidak hanya berperan sebagai penjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan rakyat, termasuk di bidang ketahanan pangan.
Presiden juga menekankan pentingnya semangat persatuan, gotong royong, serta optimalisasi potensi nasional untuk mewujudkan swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air sebagai fondasi menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat.
Melalui keterlibatan aktif dalam program ketahanan pangan nasional, TNI AL terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera, sejalan dengan peran TNI sebagai alat pertahanan negara yang senantiasa hadir di tengah rakyat. (Tim)
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















