BULETIN TNIDaerahKodim 1422/Maros

Cegah Penyebaran Hama Padi, Babinsa Bersama PPL dan POPT Salurkan Bantuan Insektisida kepada Petani di Maros

58
×

Cegah Penyebaran Hama Padi, Babinsa Bersama PPL dan POPT Salurkan Bantuan Insektisida kepada Petani di Maros

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

MAROS, INDEKS– Upaya pencegahan penyebaran hama padi terus dilakukan guna menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional. Anggota Babinsa Koramil 1422-04/Mandai Kodim 1422/Maros, Sertu Muh. Yusuf, bersama Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Sitti Nursiah dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Nurul Adilah Zainal, turun langsung ke areal persawahan milik Kelompok Tani (Poktan) Panaikang di Dusun Panaikang, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap serangan hama padi yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman dan menurunkan hasil panen petani. Selain melakukan pengecekan di lapangan, tim juga menyerahkan bantuan insektisida kepada petani sebagai upaya pengendalian hama secara dini.

Dalam kesempatan itu, para petani mendapatkan edukasi mengenai cara mengenali gejala serangan hama pada tanaman padi serta penggunaan pestisida yang tepat, efektif, dan sesuai anjuran agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun hasil pertanian.

Sertu Muh. Yusuf mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam pendampingan petani merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah di sektor pertanian, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pangan dan mengurangi kerugian akibat serangan organisme pengganggu tanaman.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap melalui pendampingan dan pemberian bantuan insektisida ini, petani dapat meningkatkan hasil produksi sekaligus meminimalkan kerugian akibat serangan hama padi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Babinsa, PPL, dan POPT sangat penting dalam memberikan pendampingan kepada petani, termasuk penyuluhan terkait pengenalan dan pengendalian hama secara tepat.

Sementara itu, Sitti Nursiah dan Nurul Adilah Zainal menjelaskan bahwa hama sundep merupakan salah satu ancaman serius bagi tanaman padi karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman hingga menyebabkan gagal panen apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.

“Hama sundep dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi petani. Karena itu, pengecekan langsung di lapangan dan tindakan pengendalian sejak dini sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas,” ungkapnya.

Mereka berharap pemberian insektisida serta pendampingan teknis kepada petani dapat membantu mengendalikan serangan hama sundep sehingga tanaman padi dapat tumbuh optimal hingga masa panen.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan penyebaran hama padi di wilayah Desa Moncongloe dapat diminimalisir sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan petani terhindar dari kerugian akibat gagal panen.(Tim)

Editor/Publisher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!