DaerahKonawe Selatan

Pemdes Lere Genjot Pembangunan Infrastruktur Desa Meski Dana Desa Menurun

23
×

Pemdes Lere Genjot Pembangunan Infrastruktur Desa Meski Dana Desa Menurun

Sebarkan artikel ini
Foto ; Kantor Desa Lere, Kecamatan Basala, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Doc.Adriana)
Listen to this article

KONAWE SELATAN (INDEKS) — Pemerintah Desa Lere, Kecamatan Basala, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, terus menggenjot pembangunan sarana dan prasarana desa melalui pemanfaatan Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN.

Foto ; Kantor Desa Lere, Kecamatan Basala, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Doc.Adriana)

Kepala Desa Lere, Tasriani, saat ditemui pada Kamis (23/4), mengatakan alokasi Dana Desa tahun 2026 sebesar Rp361 juta difokuskan pada sejumlah program prioritas, baik fisik maupun nonfisik, yang disesuaikan dengan APBDes dan RPJMDes.

“Anggaran tersebut kami realisasikan ke berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sesuai perencanaan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia merinci sejumlah program yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026, antara lain pemeliharaan saluran tersier persawahan sepanjang 120 meter, pembangunan deker plat, pengadaan mesin pompa air untuk pertanian, serta pengadaan bibit padi.

Foto : Hasil Peningkatan Jalan Usaha Tana Dana Desa Lere TA. 2025.(Doc.Adriana) 

Selain itu, pemerintah desa juga mengalokasikan anggaran untuk pengadaan seragam sekolah, pembayaran insentif kader kesehatan, imam desa, guru mengaji, pemangku adat, dan tenaga pendidik PAUD, serta penanganan pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil.

Tak hanya itu, Dana Desa juga digunakan untuk operasional pemerintahan desa sebesar tiga persen, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat kurang mampu.

Tasriani menambahkan, pada tahun-tahun sebelumnya, Dana Desa juga telah dimanfaatkan untuk berbagai program pembangunan. Pada 2024, misalnya, direalisasikan pembukaan jalan usaha tani sepanjang 1.000 meter, pembangunan satu unit deker plat, serta pembangunan gedung balai desa.

Sementara pada 2025, anggaran difokuskan pada peningkatan jalan usaha tani sepanjang 1.000 meter, pembangunan gedung PAUD, serta pembangunan satu unit deker plat dan program lainnya.

Foto : Gedung PAUD Desa Lere, Kecamatan Basala, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Doc.Adriana)

Meski demikian, ia mengakui alokasi Dana Desa pada 2026 mengalami penurunan cukup signifikan akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

“Kami tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan desa. Walaupun ada penurunan anggaran dan masih banyak usulan masyarakat yang belum terealisasi, kondisi ini justru menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih optimal,” katanya.

Pemerintah Desa Lere berharap berbagai program yang dijalankan dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.(Adriana)

Redaksi/Editor ; Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!