SOPPENG, INDEKS.co.id — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum. Polres Soppeng juga memperkuat langkah preventif dengan aktif turun ke tengah masyarakat memberikan edukasi dan pembinaan.
Langkah tersebut dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng melalui kegiatan sambang, silaturahmi dan pembinaan penyuluhan (Binluh) yang menyasar sejumlah kelompok masyarakat, pegawai Pemadam Kebakaran (Damkar) hingga pelajar, Jum’at (28/8/2026).
Kegiatan dipimpin Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., didampingi KBO, Kaurmintu, para Kanit dan personel Sat Binmas.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi warga di sekitar Jalan Pasar, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata. Tim kemudian memberikan pembinaan kepada pegawai Damkar Soppeng serta menyambangi siswa-siswi SDN 28 Malaka Watansoppeng.
Materi Binluh disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing sasaran. Kepada masyarakat dan pegawai Damkar, personel mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Sementara di lingkungan sekolah, edukasi difokuskan pada pencegahan bullying. Para siswa diajak membangun pergaulan yang sehat, saling menghargai serta menghindari perilaku yang dapat merugikan atau menyakiti teman.
Personel Sat Binmas juga memperkenalkan layanan Call Center Polri 110 sebagai saluran yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun meminta bantuan kepolisian.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pembinaan masyarakat merupakan bagian penting dari strategi kepolisian dalam mencegah potensi gangguan Kamtibmas sejak dini.
“Kehadiran anggota di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dan memberikan pemahaman. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan Kamtibmas dapat kita cegah sejak dini,” ujar AKBP Hari Budiyanto.
Menurutnya, edukasi kepada masyarakat, termasuk pelajar, perlu dilakukan secara berkelanjutan. Sebab, terciptanya keamanan dan ketertiban membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Kami ingin masyarakat memiliki kesadaran bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian. Peran orang tua, sekolah, lingkungan masyarakat dan seluruh unsur terkait sangat dibutuhkan, termasuk dalam mencegah bullying, kebakaran maupun gangguan ketertiban lainnya,” jelasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu membangun komunikasi dengan kepolisian apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Silaturahmi dan komunikasi harus terus dibangun. Jika ada persoalan atau membutuhkan kehadiran polisi, segera sampaikan melalui jalur yang tersedia, termasuk layanan 110. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan,” tegasnya.
Kegiatan Binluh berlangsung aman, lancar dan tertib. Melalui pendekatan preventif tersebut, Sat Binmas Polres Soppeng terus mendorong terbangunnya kesadaran bersama bahwa menjaga Kamtibmas bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.(Tim)
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















