KAB.SOPPENGNasional

Pembangunan SR 64 Soppeng Disorot, Sekolah Belum Rampung Saat Siswa Seharusnya Mulai Menempati

58
×

Pembangunan SR 64 Soppeng Disorot, Sekolah Belum Rampung Saat Siswa Seharusnya Mulai Menempati

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

SOPPENG, INDEKS.CO.ID — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) 64 Soppeng menjadi sorotan setelah hingga kini belum rampung, sementara sekolah tersebut seharusnya sudah mulai ditempati siswa dan siswi sejak 11 Juli 2026.

Pantauan awak media INDEKS.CO.ID pada Kamis (20/8/2026) menunjukkan sejumlah pekerjaan pembangunan SR 64 Soppeng masih berlangsung. Kondisi tersebut menjadi pertanyaan publik karena target penyelesaian yang ditetapkan sebelumnya telah terlewati.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Kementerian Sosial RI yang bertujuan memberikan akses pendidikan gratis kepada anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Karena itu, kesiapan sarana dan prasarana, termasuk gedung sekolah yang representatif, menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar mengajar para siswa.

Keterlambatan pembangunan berpotensi menghambat pemanfaatan fasilitas pendidikan yang sejak awal diproyeksikan untuk menunjang program tersebut. Masyarakat pun patut mendapatkan penjelasan mengenai penyebab pekerjaan belum selesai sesuai target.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Soppeng menyatakan komitmennya untuk mengawal penyelesaian proyek hingga tuntas. Koordinasi antara kontraktor, konsultan pengawas, dan instansi terkait juga diharapkan terus diperkuat agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan, yakni 11 Juli 2026.

Namun, berdasarkan pantauan lapangan pada 20 Agustus 2026, atau lebih dari sebulan setelah target tersebut, pekerjaan pembangunan SR 64 Soppeng masih belum sepenuhnya rampung.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan: mengapa target 11 Juli 2026 tidak tercapai dan bagaimana pertanggungjawaban atas keterlambatan tersebut?

Bupati Soppeng H.Suwardi Haseng saat melakukan sidak Pembangunan SR 64 Soppeng.

Pihak pelaksana dan instansi terkait perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk mengenai progres pekerjaan, kendala yang dihadapi, batas waktu penyelesaian terbaru, serta langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.

Terlebih, Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Program tersebut menyangkut akses pendidikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang membutuhkan kepastian fasilitas belajar yang layak.

Karena itu, penyelesaian pembangunan SR 64 Soppeng seharusnya menjadi perhatian serius seluruh pihak. Jangan sampai keterlambatan pembangunan gedung justru membuat tujuan mulia program pendidikan tersebut ikut tertunda.

INDEKS.CO.ID akan terus memantau perkembangan pembangunan SR 64 Soppeng dan menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai keterlambatan penyelesaian proyek tersebut.(Tim)

Editor/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!