2 Juli 2026
KOLAKA UTARA, INDEKS– Sebanyak 11 tahanan dilaporkan melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Polres Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 03.30 WITA. Aparat kepolisian kini mengerahkan personel untuk melakukan pengejaran dan pencarian secara intensif terhadap seluruh tahanan yang kabur.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, para tahanan diduga melarikan diri dengan cara menggergaji terali besi ventilasi di bagian atas ruang tahanan. Setelah berhasil membuka akses tersebut, mereka memanjat ke atap gedung menggunakan selang air sebelum meloloskan diri.
Sebelas tahanan yang kabur masing-masing berinisial Ilham (kasus curanmor), M. Idris (penganiayaan/KDRT), Rama Fitrah (KDRT), Junaedi (penggelapan), Taslim (curat), Irwan (curat), Muh. Sidik (curat), Agrifaldi (curat), Nasruddin (narkotika), Sahrul (curat), dan Farel (curat).
Mengetahui kejadian tersebut, sekitar pukul 04.00 WITA, Kapolres Kolaka Utara bersama Wakapolres langsung menuju lokasi dan memimpin upaya penanganan. Seluruh personel Polres Kolaka Utara diperintahkan melaksanakan pencarian melalui razia serta penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian para tahanan.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kepolisian juga melakukan pemeriksaan awal terhadap ruang tahanan, menyebarluaskan identitas para tahanan kepada seluruh jajaran kepolisian dan instansi terkait, serta memperketat sistem pengamanan ruang tahanan melalui evaluasi terhadap petugas jaga.
Polisi memperkirakan para tahanan berpotensi berpindah lokasi, bersembunyi di rumah keluarga atau kerabat, hingga keluar dari wilayah hukum Polres Kolaka Utara untuk menghindari penangkapan.
Hingga Kamis siang, proses pengejaran masih terus berlangsung. Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan para tahanan tersebut agar segera melaporkannya kepada kantor kepolisian terdekat dan tidak melakukan tindakan sendiri yang dapat membahayakan keselamatan.
Pihak Polres Kolaka Utara juga memastikan akan terus mengoptimalkan upaya pencarian serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan ruang tahanan guna mencegah kejadian serupa terulang.(Tim/AJ).
Editor/Publizher : Andi Jumawi
















