BalikpapanBULETIN TNIKALTIMKODAM VI/MULAWARMANNasional

Kodam VI/Mulawarman Klarifikasi Insiden di Balikpapan, Dipastikan Bukan Aksi Begal

15
×

Kodam VI/Mulawarman Klarifikasi Insiden di Balikpapan, Dipastikan Bukan Aksi Begal

Sebarkan artikel ini
Listen to this article

BALIKPAPAN (INDEKS)– Kodam VI/Mulawarman menegaskan bahwa peristiwa yang sebelumnya diberitakan sebagai aksi pembegalan yang diduga melibatkan oknum TNI di Balikpapan bukan merupakan tindak begal sebagaimana yang berkembang di sejumlah pemberitaan dan media sosial.

Penegasan tersebut disampaikan Kapendam VI/Mulawarman sebagai bentuk klarifikasi atas pemberitaan berjudul “Begal Viral di Balikpapan, Polisi Duga Dua Pelaku Oknum TNI, Kapolsek Sudah Serahkan ke Pomdam.”

BACA JUGA :

Kapendam menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada malam hari tanggal 30 Maret 2026 dan bermula dari insiden antar pengendara di kawasan traffic light Kebun Sayur, Balikpapan.

“Pengendara sepeda motor bersama rekannya menyalip kendaraan yang berada di depannya dan hampir terjadi serempetan,” ujar Kapendam, Kamis (21/5/2026).

BACA JUGA :

Setelah kejadian tersebut, kendaraan yang hampir terserempet kemudian mengejar kedua pengendara hingga ke kawasan SPBU Karang Anyar. Di lokasi tersebut, salah satu pengendara berhasil meninggalkan lokasi, sementara satu lainnya sempat terlibat perselisihan.

Kapendam menjelaskan bahwa keributan tersebut kemudian berujung pada aksi pemukulan sebelum akhirnya situasi ramai oleh warga sekitar.

“Terjadi perselisihan yang disertai pemukulan, kemudian situasi mulai ramai sehingga pihak yang terlibat meninggalkan lokasi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan aksi pembegalan, melainkan perselisihan antar sesama pengguna jalan yang berujung keributan.

BACA JUGA :

Meski demikian, Kodam VI/Mulawarman memastikan bahwa personel yang diduga terlibat dalam keributan tersebut tetap diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan saat ini sedang dalam tahap penyidikan oleh Pomdam VI/Mulawarman.

“Saat ini masih dalam proses penyidikan oleh Pomdam VI/Mulawarman,” pungkasnya.

Sementara itu, pada Kamis (21/5/2026) pukul 10.35 WITA bertempat di Kantor Tribun Kaltim, telah dilaksanakan koordinasi antara pihak Pendam VI/Mulawarman dengan manajemen Tribun Kaltim terkait pemberitaan dimaksud.

BACA JUGA :

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pimpinan Redaksi Tribun Kaltim, Manajer Online, News Manager, dan satu wartawan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas pentingnya penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan terkonfirmasi dengan baik kepada seluruh pihak terkait, khususnya terhadap pemberitaan yang berpotensi menimbulkan persepsi luas di masyarakat.

Pihak Tribun Kaltim juga telah memuat berita klarifikasi guna meluruskan informasi yang berkembang, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus mengedepankan prinsip jurnalistik profesional melalui koordinasi dan konfirmasi dengan pihak terkait dalam setiap pemberitaan.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa peristiwa yang terjadi bukan merupakan aksi pembegalan, melainkan perselisihan antar sesama pengendara di jalan raya yang berujung keributan. Informasi terkait adanya berita begal dengan indikasi pelaku oknum anggota TNI di Balikpapan dipastikan tidak benar adanya.

BACA JUGA :

Situasi keamanan dan ketertiban di Kota Balikpapan hingga saat ini tetap aman dan kondusif. Meski demikian, terhadap personel yang diduga terlibat dalam keributan tersebut tetap dilakukan proses penyidikan oleh Pomdam VI/Mulawarman sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(Tim)

Sumber : Pendam VI/Mlw
Redaksi/Publizher : Andi Jumawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DILARANG MENCOPY/PLAGIAT DAPAT DI PIDANA

error: Content is protected !!