Surabaya (INDEKS) — Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin membuka sekaligus memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam V/Brawijaya Tahun 2026 di Gedung Balai Prajurit, Surabaya, Selasa.
Rapim mengusung tema “Kodam V/Brawijaya Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju” dan diikuti sekitar 150 peserta dari jajaran satuan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce, serta Wakajati Jatim Saiful Bahri Siregar.
Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan Rapim memiliki makna strategis sebagai forum evaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran Tahun 2025 sekaligus sarana konsolidasi menghadapi tantangan tugas Tahun 2026.
Menurut dia, dinamika lingkungan strategis global, regional, dan nasional berkembang cepat dengan spektrum ancaman militer, nonmiliter, dan hibrida yang menuntut kesiapsiagaan serta profesionalisme Prajurit.
“Sebagai bagian dari TNI AD, Kodam V/Brawijaya bertanggung jawab menjaga stabilitas wilayah Jawa Timur, mendukung pembangunan nasional, serta membantu pemerintah daerah dalam penanganan bencana dan potensi konflik sosial,” ujarnya.
Rapim diawali dengan zoom meeting bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita terkait evaluasi capaian program pembangunan KDKMP. Selanjutnya dipaparkan progres pembangunan KDKMP Kodim 0809/Kediri secara virtual, disertai penayangan video kaleidoskop pelaksanaan tugas Kodam V/Brawijaya Tahun Anggaran 2025.
Pangdam menekankan arah kebijakan Tahun 2026 difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan deteksi dini dan antisipasi ancaman, pembinaan teritorial komprehensif, serta peningkatan kesiapsiagaan satuan melalui latihan bertahap, bertingkat, dan berlanjut.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya soliditas internal serta sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, dan seluruh komponen bangsa guna memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
Materi Rapim dilanjutkan dengan evaluasi program kerja dan anggaran Tahun 2025 oleh Kasdam V/Brawijaya serta penyampaian pokok-pokok program kerja dan anggaran bidang pengawasan Tahun 2026 oleh Irdam V/Brawijaya.
Wakapolda Jatim dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi TNI–Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sementara itu, Wakajati Jatim memaparkan penguatan sinergi antara Kejati Jatim dan Kodam V/Brawijaya dalam mendukung ketahanan wilayah dan percepatan pembangunan.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah personel dan mitra atas capaian kinerja, termasuk percepatan usulan penetapan status penggunaan barang milik negara melalui aplikasi SIMAN V2 dan prestasi tingkat Angkatan Darat.
Dukungan eksternal turut ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan dari Regional CEO VIII Bank Syariah Indonesia Surabaya berupa satu unit kendaraan operasional, bantuan renovasi Masjid At-Taqwa senilai Rp1 miliar, serta penyaluran zakat sebesar Rp50 juta per Kodim jajaran.
Rangkaian kegiatan juga mencakup peninjauan sasaran hibah Tahun 2025 bersama Gubernur Jawa Timur, meliputi renovasi Makodam V/Brawijaya, rehabilitasi garasi Pomdam V/Brawijaya, renovasi gapura Kesatrian, serta renovasi Rumah Dinas Gayatri yang ditandai penyerahan kunci secara simbolis.
Selain itu, dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Kodam V/Brawijaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta ceramah agama bertema hubungan puasa dan kesalehan sosial.
Rapim Kodam V/Brawijaya Tahun 2026 tersebut menjadi momentum penyelarasan kebijakan pimpinan TNI AD, penguatan soliditas organisasi, serta penetapan program kerja Tahun Anggaran 2026 guna mendukung tugas pokok TNI AD dan menjaga stabilitas wilayah Jawa Timur.(Tim)
Sumber : Pendam V/Brawijaya
Redaksi/Publizher : Andi Jumawi
















